WACANA MASYARAKAT MULTIKULTURAL DALAM KOMIK DIGITAL 304th STUDY ROOM (SESSION 1)

Uly Shafiyati, 121514153020 (2019) WACANA MASYARAKAT MULTIKULTURAL DALAM KOMIK DIGITAL 304th STUDY ROOM (SESSION 1). Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (abstrak)
abstrak.pdf

Download (58kB)
[img] Text (full text)
full text.pdf
Restricted to Registered users only until 12 March 2022.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Komik digital atau webtoon mempunyai cara tersendiri dalam menyampaikan pesan kepada pembaca, yaitu menggunakan bahasa visual dan verbal. Komik juga dapat menggambarkan kondisi sosial atau khususnya masyarakat multikultur dimana komik itu lahir. Menggunakan webtoon 304th Study Room (Session 1) sebagai objek penelitian, penelitian ini bertujuan untuk 1) mengkaji tingkatan makna dalam representasi keragaman budaya dalam webtoon tersebut, 2) menganalisa wacana apa saja yang sedang berlangsung didalam webtoon tersebut, dan 3) mengkaji makna apa yang ada di dalam webtoon tersebut sehingga menemukan pentingnya komik digital atau webtoon sebagai produk budaya populer dalam menyampaikan sebuah wacana tertentu. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Landasan teori dalam penelitian ini adalah teori semiotik dari Barthes dan Analisis Wacana Kritis dengan pendekatan Fairclough. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menggunakan semiotika Barthes keragaman budaya dalam webtoon 304th Study Room (Session 1) direpresentasikan oleh latar belakang karakter yang berbeda etnis/ras dan kepercayaan serta interaksi tokoh-tokoh dalam webtoon tersebut. Secara garis besar, mitos dalam webtoon tersebut adalah keragaman budaya. Sementara itu, dalam Analisis Wacana Kritis Fairclough menggunakan analisis tekstual, praktik diskursus dan praktik sosio-kultural dalam webtoon tersebut adalah wacana keragaman budaya, masyarakat multikultur. Peneliti menemukan dua wacana yang berkontestasi memperebutkan wilayah makna dalam webtoon tersebut yaitu wacana masyarakat multikultur dan wacana budaya campuran yang peneliti sebut glokalisasi. Komik digital atau webtoon memegang peranan penting sebagai produk budaya populer dalam menyampaikan wacana dan menjadi alat untuk menanam atau melanggengkan ideologi, khususnya masyarakat multikultural pancasilais di Indonesia

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK TKSB 01/19 Sha w
Uncontrolled Keywords: 304th Study Room, Critical Discourse Analysis, Digital Comic, Multicultural Society, Semiotic
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM621-656 Culture
Divisions: 12. Fakultas Ilmu Budaya > Magister Kajian Sastra dan Ilmu Budaya
Creators:
CreatorsEmail
Uly Shafiyati, 121514153020UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorListiyono Santoso, Dr., S.s., M.HumUNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email indah.fatma@staf.unair.ac.id
Date Deposited: 12 Mar 2019 04:38
Last Modified: 12 Mar 2019 04:38
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/80912
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item