PERBEDAAN DAYA KELARUTAN KALSIUM HIDROKSIDA DAN KOMBINASI KALSIUM HIDROKSIDA-PROPOLIS SEBAGAI BAHAN PULP CAPPING

VERONICA REGINA ROSSELLE, 021511133003 (2018) PERBEDAAN DAYA KELARUTAN KALSIUM HIDROKSIDA DAN KOMBINASI KALSIUM HIDROKSIDA-PROPOLIS SEBAGAI BAHAN PULP CAPPING. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK_KG.89 18 Ros p.pdf

Download (229kB)
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT_KG.89 18 Ros p.pdf
Restricted to Registered users only until 12 March 2022.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kalsium hidroksida (Ca(OH)2) dianggap sebagai gold standar dalam perawatan pulp capping karena kemampuannya untuk merangsang pembentukan dentin reparatif, melindungi pulpa dari rangsangan thermal, dan menghambat pertumbuhan bakteri. Kalsium hidroksida memiliki beberapa kekurangan dalam sifat mekaniknya yaitu dapat larut dalam air dan asam. Propolis adalah substansi resin yang berasal dari bahan alami, dikumpulkan lebah kemudian dicampurkan dengan lilin (wax) dan air liurnya. Propolis bersifat tidak toksik dan tidak mudah larut dalam air (non polar) karena mengandung CAPE, Bees Wax, dan Volatile oil. Kombinasi kalsium hidroksida dengan propolis dalam bentuk pasta menggunakan perbandingan 1: 2 dengan propolis 11% dapat meningkatkan kemampuan kalsium hidroksida berdifusi ke dalam tubuli dentin. Tujuan: Untuk menjelaskan perbedaan daya kelarutan kalsium hidroksida dan kombinasi kalsium hidroksida-propolis sebagai bahan pulp capping. Metode: 18 sampel berupa kepingan kalsium hidroksida (15 mm x 1 mm) dan 18 sampel berupa kepingan kombinasi kalsium hidroksida-propolis (15 mm x 1 mm). Kepingan tersebut di simpan dalam inkubator pada suhu 37oC selama 24 jam, kemudian ditimbang sampai menemukan massa konstan (M1). Masing-masing kepingan dibagi menjadi 2 kelompok yang selama 1 hari dan 7 hari dalam 50 ml saliva buatan pada suhu 37oC lalu ditimbang (M2), dikeringkan, diinkubator, ditimbang lagi (M3). Hasil pengurangan M1 dikurangi M3 dibagi volume merupakan data hasil kelarutan kepingan. Data dianalisa menggunakan Uji One Way ANOVA dan Post Hoc Test. Hasil: Terdapat perbedaan daya kelarutan kalsium hidroksida dan kombinasi kalsium hidroksida-propolis sebagai bahan pulp capping. Simpulan: daya kelarutan kalsium hidroksida lebih besar daripada kombinasi kalsium hidroksida-propolis sebagai bahan pulp capping.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKA KK KG.89/18 Ros p
Uncontrolled Keywords: Kalsium hidroksida, Kelarutan, Kombinasi Kalsium Hidroksida-Propolis, Propolis
Subjects: R Medicine
R Medicine > RK Dentistry > RK1-715 Dentistry
Divisions: 02. Fakultas Kedokteran Gigi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
VERONICA REGINA ROSSELLE, 021511133003UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorNanik Zubaidah, drg., M.Kes., Sp.KG (K)UNSPECIFIED
ContributorNirawati Pribadi, drg., M.Kes., Sp.KG (K)UNSPECIFIED
Depositing User: Mrs Nadia Tsaurah
Date Deposited: 12 Mar 2019 07:42
Last Modified: 12 Mar 2019 07:42
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/80939
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item