Total Haemocyte Count (THC) dan Differential Haemocyte Count (DHC) Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) yang Dipapar dengan Whole Protein Zoothamnium penaei pada Padat Tebar dan Waktu Pemeliharaan yang Berbeda.

SAFIN AUNILAH, 141511133037 (2019) Total Haemocyte Count (THC) dan Differential Haemocyte Count (DHC) Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) yang Dipapar dengan Whole Protein Zoothamnium penaei pada Padat Tebar dan Waktu Pemeliharaan yang Berbeda. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (Abstrak)
PK.BP. 09-19 Aun t Abstrak.pdf

Download (117kB)
[img] Text (Fulltext)
PK.BP. 09-19 Aun t.pdf
Restricted to Registered users only until 12 March 2022.

Download (830kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Budidaya udang dengan padat tebar yang tinggi berhubungan dengan munculnya beberapa masalah budidaya salah satunya yaitu mudah tersebar penyakit. Penyakit parasiter yang sering muncul pada budidaya udang adalah Zootamniosis yang disebabkan oleh Zootamnium penaei. Untuk mencegah penularan penyakit tersebut dapat dilakukan pemberian imunostimulan karena udang tidak memiliki sistem imun spesifik. Salah satu imunostimulan yang dapat digunakan yaitu whole protein Zootamnium penaei. Pemberian imunostimulan akan mampu merangsang selsel pertahanan tubuh udang yang dapat diamati melalui Total Haemocyte Count (THC) dan Differential Haemocyte Count (DHC). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi antara padat tebar dan waktu pemeliharaan yang berbeda terhadap Total Haemocyte Count (THC) dan Differential Haemocyte Count (DHC) udang vaname (Litopenaeus vannamei) yang Dipapar dengan Whole Protein Zoothamnium penaei. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola Faktorial yang terdiri dari dua faktor yaitu faktor A padat tebar yang terdiri dari A1, A2, A3 dan faktor B waktu pemeliharaan yang terdiri dari B1, B2, B3, B4, B5 dengan enam ulangan. Masing-masing bak pemeliharaan diisi dengan udang vaname sebanyak 10 ekor (A1), 15 ekor (A2) dan 20 (A3) ekor dalam 15 L air payau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa THC tertinggi terdapat pada tebar 15 ekor/15 liter pada hari ke-7 sebesar 43,23x106 sel/ml, sedangkan yang terendah terdapat pada padat tebar 15 ekor/15 liter pada hari ke-0 sebesar 18,97x106 sel/ml. DHC tertinggi terdapat pada padat tebar 10 ekor/15 liter hari ke-14 sebesar 35,16% sedangkan yang terendah terdapat pada padat tebar 10 ekor/15 liter pada hari ke-0 sebesar 26,01%. Hasil statistik menunjukkan terdapat perbedaan nyata (p<0,05) antara Total Haemocyte Count (THC) dan Differential Haemocyte Count (DHC) udang vaname (Litopenaeus vannamei) yang Dipapar dengan Whole Protein Zoothamnium penaei pada padat tebar dan waktu pemeliharaan yang berbeda. Terdapat pengaruh interaksi antara padat tebar dan waktu pemeliharaan yang berbeda terhadap Total Haemocyte Count (THC) dan tidak terdapat pengaruh interaksi antara padat tebar dan waktu pemeliharaan yang berbeda terhadap Differential Haemocyte Count (DHC) udang vaname (Litopenaeus vannamei)

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK PK.BP. 09-19 Aun t
Uncontrolled Keywords: Total Haemocyte Count (THC), Differential Haemocyte Count (DHC), Udang Vaname (Litopenaeus vannamei), Whole Protein Zoothamnium penaei
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH20.3-191 Aquaculture > SH151-179 Fish culture
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan
Creators:
CreatorsEmail
SAFIN AUNILAH, 141511133037UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorGunanti Mahasri, Dr. Ir., M.Si.UNSPECIFIED
ContributorSetiawan Koesdarto, Prof. Dr., drh., M. Sc.UNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 12 Mar 2019 10:12
Last Modified: 12 Mar 2019 10:12
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/80949
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item