Pengaruh Job Insecurity dan Job Autonomy terhadap Perilaku Kerja Inovatif melalui Mediasi Work Engagement

Ludi Prasetyo Ardy, 111614153006 (2019) Pengaruh Job Insecurity dan Job Autonomy terhadap Perilaku Kerja Inovatif melalui Mediasi Work Engagement. Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (ABSTRAK)
Abstrak TPsi 05 19 Ard p.pdf

Download (1MB)
[img] Text (FULLTEXT)
Fulltext TPsi 05 19 Ard p.pdf
Restricted to Registered users only until 13 March 2022.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Inovasi yang dilakukan oleh karyawan merupakan salah satu cara terbaik dalam meningkatkan efisiensi dan kesuksesan organisasi melalui restrukturisasi organisasi dan proses bisnis yang sederhana. Penelitian ini menguji pengaruh dari job insecurity dan job autonomy terhadap perilaku kerja inovatif menggunakan model job demand-control (Karasek, 1979) dan menguji peran work engagement sebagai variabel mediator. Definisi job insecurity dalam penelitian ini menggunakan teori dari Hellgren (1990), Job autonomy menggunakan teori dari Morgeson (2006), work engagement mengacu pada teori (Schaufeli dan Bakker, 2004), dan perilaku kerja inovatif menggunakan teori dari De Spieagelaere (2012). Data penelitian ini diperoleh dari 194 karyawan pada sebuah perusahaan manufaktur di Indonesia. Teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini adalah gabungan dari purposive sampling dan accidental sampling. Penelitian ini menggunakan skala job insecurity milik Hellgren (1990) dengan reliabiltas sebesar 0,935, skala job autonomy milik Morgeson (2006) dengan reliabilitas sebesar 0,923, skala work engagement dari Schaufeli dan Bakker, (2004), dengan reliabilitas sebesar 0,959 dan skala perilaku kerja inovatif dari De Spiegelaere (2012) dengan reliabilitas sebesar 0,924. Analisis data penelitian ini dilakukan dengan teknik analisis SEM menggunakan software SmartPLS 3.0 Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh langsung dan tidak langsung pada job insecurity maupun job autonomy terhadap perilaku kerja inovatif melalui work engagement. Hal ini mengindikasikan bahwa job insecurity maupun job autonomy berperan sebagai parsial mediator dalam pengaruh kedua konstruk tersebut. Selain itu, hasil penelitian dengan menguji interaksi job insecurity dan job autonomy terhadap perilaku kerja inovatif menunjukan hasil yang tidak signifikan, sehingga terjadi prediktor moderasi.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK-2 TPsi 05/19 Ard p
Uncontrolled Keywords: restrukturisasi, job insecurity, autonomy, perilaku kerja inovatif, work engagement
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD58.7-58.95 Organizational behavior, change and effectiveness. Corporate culture
Divisions: 11. Fakultas Psikologi > Magister Psikologi
Creators:
CreatorsEmail
Ludi Prasetyo Ardy, 111614153006UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorFajrianthi, Dr. , M.Psi., PsikologUNSPECIFIED
Depositing User: S.Sos. Sukma Kartikasari
Date Deposited: 13 Mar 2019 07:49
Last Modified: 14 Mar 2019 01:39
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/80988
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item