AKIBAT HUKUM PENGGUNAAN KATA PRESIDEN PADA NAMA ORGANISASI MASYARAKAT BERBENTUK PERKUMPULAN BERBADAN HUKUM

ADITYA PRATAMA S.H., 031624253006 (2019) AKIBAT HUKUM PENGGUNAAN KATA PRESIDEN PADA NAMA ORGANISASI MASYARAKAT BERBENTUK PERKUMPULAN BERBADAN HUKUM. Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (abstrak)
abstrak.pdf

Download (124kB)
[img] Text (full text)
full text.pdf
Restricted to Registered users only until 15 March 2022.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Tertanggal 3 September ditetapkan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor AHU-0010834.01.07. Tahun 2018 tentang Pengesahan Pendirian Badan Hukum Perkumpulan “TAGAR2019PRABOWOPRE SIDEN”. Notaris yang mendaftarkan adalah Notaris Ilwa di Tanggerang Selatan. Atas nama Sufmi Dasco Ahmad politisi dari partai Gerindra sebagai pihak yang mendirikan perkumpulan tersebut. Namun nama perkumpumpulan tersebut merupakan nama yang dilarang digunakan dalam nama perkumpulan. Nama perkumpulan tersebut terdapat kata pre(spasi)siden, dalam Pasal 59 ayat (1) huruf a UU Organisasi Masyarakat bahwa dilarang menggunakan nama, lambang, bendera, atau atribut yang sama dengan nama, lambang, bendera, atau atribut lembaga pemerintah. Artinya nama perkumpulan dilarang menggunakan kata Presiden. Tipe penelitian yang dilakukan adalah penelitian yuridis normatif dengan menggunakan pendekatan Undang-Undang, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK TMK 67/19 Pra a
Uncontrolled Keywords: Law
Subjects: K Law
Divisions: 03. Fakultas Hukum > Magister Kenotariatan
Creators:
CreatorsEmail
ADITYA PRATAMA S.H., 031624253006UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorNurwahjuni, Dr. S.H., M.H.UNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email indah.fatma@staf.unair.ac.id
Date Deposited: 15 Mar 2019 08:47
Last Modified: 15 Mar 2019 08:47
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/81124
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item