RANCANGAN GRAFIK STANDAR PERTUMBUHAN BERAT BADAN MENURUT TINGGI BADAN BALITA BERDASARKAN MODEL REGRESI NONPARAMETRIK PENALIZED SPLINE SEBAGAI PENENTU STATUS GIZI WASTING DI JAWA TIMUR

KARINA BIAS RACHMAWATI, 081511833057 (2019) RANCANGAN GRAFIK STANDAR PERTUMBUHAN BERAT BADAN MENURUT TINGGI BADAN BALITA BERDASARKAN MODEL REGRESI NONPARAMETRIK PENALIZED SPLINE SEBAGAI PENENTU STATUS GIZI WASTING DI JAWA TIMUR. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (abstrak)
abstrak.pdf

Download (183kB)
[img] Text (full text)
full text.pdf
Restricted to Registered users only until 22 March 2022.

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Wasting adalah keadaan balita yang ditandai dengan kurangnya berat badan dengan pengukuran BB/TB. Pravalensi balita wasting secara nasional pada tahun 2016 yaitu 11.1% dan tergolong masalah serius karena prevalensinya daiantara 10-14% menurut WHO 2010. Kondisi wasting di Jawa Timur pada tahun 2017 sebesar 6.9% dan tergolong masalah gizi akut karena prevalensinya ≥ 5% menurut WHO 1997. Pemantauan kondisi pertumbuhan pada balita di Indonesia saat ini menggunakan Kartu Menuju Sehat (KMS) yang berpedoman pada WHO 2005. Faktanya fisik balita di Indonesia berbeda dengan sampel yang digunakan WHO untuk menyusun grafik standar sehingga memungkinkan standar KMS oleh WHO tidak sesuai dengan keadaan balita di Indonesia. Guna menggambarkan pola pertumbuhan balita di Indonesia khususnya di Jawa Timur maka digunakan metode regresi nonparametrik Penalized Spline karena sifatnya yang fleksibel. pada penelitian ini menggunakan berat badan (kg) sebagai variabel respon dan tinggi badan (cm) sebagai variabel prediktor pada balita tahun 2016-2018 di 21 Kabupaten dan Kota di Jawa Timur. Berdasarkan hasil analisis, pemodelan pertumbuhan berat badan balita menurut tinggi badan balita dengan pendekatan regresi nonparametrik penalized spline dapat menjelaskan pola pertumbuhan balita dengan baik karena memiliki nilai R2 sebesar 99.64% untuk balita laki-laki dan nilai R2 sebesar 99.98% untuk balita perempuan. Rancangan grafik standar pertumbuhan Jawa Timur memiliki standar yang lebih rendah dibandingkan dengan WHO 2005 karena adanya perbedaan kondisi balita di Jawa Timur

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK ST S 14/19 Rac r
Uncontrolled Keywords: Growth Chart, KMS, Penalized Spline, Wasting, WHO
Subjects: H Social Sciences > HA Statistics > HA1-4737 Statistics
Divisions: 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Statistika
Creators:
CreatorsEmail
KARINA BIAS RACHMAWATI, 081511833057UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorNur Chamidah, Dr.,M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email indah.fatma@staf.unair.ac.id
Date Deposited: 22 Mar 2019 08:25
Last Modified: 22 Mar 2019 08:25
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/81324
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item