PENGARUH SALINITAS YANG BERBEDA TERHADAP RESPON HEMATOLOGI PADA IKAN LELE (Clarias sp.)

HERLAMBANG TULUS, 141211133023 (2019) PENGARUH SALINITAS YANG BERBEDA TERHADAP RESPON HEMATOLOGI PADA IKAN LELE (Clarias sp.). Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK KKC KK PK.BP 24-19 Lov p-min.pdf

Download (29kB)
[img] Text (FULLTEXT)
KKC KK PK.BP 24-19 Lov p-min.pdf
Restricted to Registered users only until 26 March 2022.

Download (519kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki potensi kekayaan sumber daya alam perikanan yang cukup besar sehingga dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat, salah satu komoditas unggulan yaitu ikan lele. Ikan lele (Clarias sp.) merupakan ikan air tawar yang banyak dibudidayakan hampir di seluruh Indonesia. Hal ini dikarenakan ikan lele merupakan komoditas unggulan, serta mempunyai prospek pasar yang baik. Salinitas merupakan salah satu parameter kualitas air yang berpengaruh langsung terhadap metabolisme tubuh ikan. Salah satu aspek fisiologi ikan yang dipengaruhi alinitas adalah tekanan osmotik dan konsentrasi cairan tubuh. Hematologi adalah ilmu yang mempelajari tentang komponen sel darah serta kelainan fungsional dari sel darah tersebut. Pemeriksaan darah perlu dilakukan, yang meliputi jumlah total eritrosit dan jumlah total leukosit. Pemeriksaan sel-sel darah sendiri dapat dilakukan menggunakan cara preparat ulas dan dapat juga menggunakan cara diagnostik penghitungan sel darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuipengaruh perbedaan salinitas terhadap jumlah eritrosit dan jumlah leukosit yang dapat mempengaruhi kelangsungan hidup ikan lele (Clarias sp.) dan untuk mengetahui salinitas yang optimal untuk kelangsungan hidup ikan lele(Clarias sp.). Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap. Penelitian ini menggunakan 5 perlakuan, diantaranya adalah perbedaan salinitas yaitu P1(0 ppt), P2(3 ppt), P3(6 ppt), P3(9 ppt) dan P4(12 ppt).Sedangkan parameter yang diamati pada penelitian ini adalah jumlah eritrosit dan leukosit ikan lele (Clarias sp). Analisis data menggunakan analisis varian dan dilanjutkan Uji Jarak Berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah eritrosit ikan lele menunjukkan adanya perbedaan yangnyata antara P1 dengan P0,P2,P3 dan P4 (p < 0,05).Jumlah eritrosit ikan lele pada P1 mengalami penurunan tetapi masih dalam keadaan normal sedangkan pada P3 dan P4 mengalami peningkatan tetapi masih dalam batas normal. Sedangkan untuk jumlah leukosit ikan lele menunjukkan adanya perbedaan yangnyata antara P0 dengan P3 dan P4 (p < 0,05).Jumlah leukosit ikan lele pada P1 mengalami penurunan namun masih dalam keadaan normal sedangkan pada P4 mengalami peningkatan tetapi masih dalam batas normal dan untuk hasil penghitungan kelangsungan hidup (SR) pada ikan lele menunjukkan bahwa jumlah ikan lele pada awal masa pemeliharaan berjumlah 160 ekor dan ketika pada akhir masa pemeliharaan berjumlah 96 ekor sehingga dapat disimpulkan bahwa tingkat kelangsungan hidup ikan lele pada penelitian ini 60 %.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK PK.BP 24/19 Lov p
Uncontrolled Keywords: CATFISH
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH20.3-191 Aquaculture > SH151-179 Fish culture
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan
Creators:
CreatorsEmail
HERLAMBANG TULUS, 141211133023UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorLaksmi Sulmartiwi, Dr., S.Pi., MP.UNSPECIFIED
ContributorDaruti Dinda Nindarwi, S.Pi., MPUNSPECIFIED
Depositing User: Yuliana Ariandini Ayuningtyas
Date Deposited: 26 Mar 2019 02:15
Last Modified: 16 May 2019 06:36
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/81377
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item