PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PELAKU USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH MELALUI PERJANJIAN KEMITRAAN ANTARA CARREFOUR DAN PEMASOKNYA

NOVIA CHOIRUNNISA, 031511133127 (2019) PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PELAKU USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH MELALUI PERJANJIAN KEMITRAAN ANTARA CARREFOUR DAN PEMASOKNYA. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (abstrak)
abstrak1.pdf

Download (60kB)
[img] Text (full text)
full text.pdf
Restricted to Registered users only until 1 April 2022.

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Hubungan kemitraan merupakan salah satu bentuk hubungan kerjasama antar para pelaku usahatak terkecuali dalam hal ini yaitu pelaku usaha yang tergolong dalam skala pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah. Salah satu bentuk kerjasama yang dapat dilakukan oleh pelaku Usaha Mikro, kecil dan Menengah ialah kerjasama dengan pola kemitraan perdagangan umum. Kemitraan dengan pola perdagangan umum. Adapun pelaksanaan kemitraan dengan pola perdagangan umum ialah dapat berupa kerjasama pemasaran, penyediaan lokasi usaha, atau penerimaan pasokan dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. Salah satu pelaku usaha yang melakukan kemitraan dengan pola perdagangan umum ialah kerjasama yang dijalin antara Carrefour dan para pemasoknya. Dalam pelaksanaannya, seringkali terjadi masalah yang timbul dari adanya kerjasama kemitraan tersebut, yang mana permasalahan ini seringkali menimbulkan kerugian bagi pihak pelaku usaha Mikro, kecil dan Menengah, oleh karena tersebut diharapkan perlu adanya upaya perlindungan hukum yang tegas dan adil. Dalam hal ini pihak yang berwenang dapat mendukung secara aktif atau pasif menegakkan norma dan peraturan kontrak sebagaimana menjadi landasan dalam penyusunan kerjasama kemitraan, sehingga tujuan setiap pihak dapat tercapai dilindungi. Kontrak perdagangan umum dibuat dalam bentuk akta tertulis sebagai bentuk upaya perlindungan, kepastian hukum dan sehingga kontrak tersebut menjadi perjanjian yang memiliki pembuktian yang sempurna bagi para pihak. Dalam hal terjadi sengketa maka upaya penyelesaian sengketa yang dapat digunakan oleh para pihak dalam kontrak perdagangan umum ini adalah dengan melalui dua cara yaitu jalur nonlitigasi yaitu konsultasi, negosiasi, konsiliasi, mediasi, dan arbitrase apabila tidak menemukan kesepakatan maka dapat diajukan ke jalur litigasi

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK FH 155/19 Cho p
Uncontrolled Keywords: Partnership relation; Trading pattern; Contract.
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3150 Public law
Divisions: 03. Fakultas Hukum
Creators:
CreatorsEmail
NOVIA CHOIRUNNISA, 031511133127UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorFaizal Kurniawan, S.H., M.H., LL.MUNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email indah.fatma@staf.unair.ac.id
Date Deposited: 01 Apr 2019 11:13
Last Modified: 01 Apr 2019 11:13
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/81577
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item