EFEK LATIHAN FISIK INTENSITAS SEDANG TERHADAP SEL β (BETA) PULAU LANGERHANS JARINGAN PANKREAS RATTUS NORVEGICUS MODEL DIABETES MELLITUS YANG DIINDUKSI STREPTOZOTOCIN

Sarah Muthia Nurdin, NIM011328166305 (2018) EFEK LATIHAN FISIK INTENSITAS SEDANG TERHADAP SEL β (BETA) PULAU LANGERHANS JARINGAN PANKREAS RATTUS NORVEGICUS MODEL DIABETES MELLITUS YANG DIINDUKSI STREPTOZOTOCIN. Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (Abstrak)
PPDS.IFR. 08-19 Nur e Abstrak.pdf

Download (97kB)
[img] Text (Fulltext)
PPDS.IFR. 08-19 Nur e.pdf
Restricted to Registered users only until 5 April 2022.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Latar Belakang: Kematian sel-sel β pulau Langerhans pada penderita Diabetes mellitus dapat menyebabkan hilangnya fungsi pulau Langerhans dan memperberat Diabetes. Latihan fisik merupakan komponen penting dalam penatalaksanaan Diabetes Mellitus (DM). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengobservasi efek dari latihan dengan intensitas sedang terhadap sel β (beta) pulau Langerhans tikus diabetes yang diinduksi Streptozotocin. Materi dan Metode: 30 ekor tikus putih (Rattus norvegicus), dibagi menjadi 3 kelompok, kelompok kontrol (K), Kelompok 2 (K2) mendapat perlakuan induksi streptozotocin dengan dosis 35 mg/kgBB, Kelompok 3 (K3) mendapat perlakuan sama dengan K2 dan ditambahkan perlakuan latihan fisik berupa latihan renang intensitas sedang pada tikus diberikan dengan pembebanan 9% BB dalam kurun waktu 70 % dari kemampuan renang maksimal,frekuensi 4x/minggu selama 4 minggu. Data dikumpulkan dalam bentuk histopatologi jaringan pankreas setelah mendapat perlakuan selama 28 hari. Hasil: Terdapat perbedaan bermakna pada rerata sel β pankreas antara kelompok kontrol K1 dibandingkan dengan kelompok K2 (p=0,0001), tidak ada perbedaan bermakna rerata jumlah sel β pankreas antara kelompok kontrol K1 dibandingkan kelompok K3 (p=0,102), serta ada perbedaan bermakna rerata sel β pankreas antara kelompok K2 dibandingkan dengan kelompok K3 (p=0,0001). Hasil penelitian ini juga menunjukkan penurunan kadar glukosa darah puasa pada kelompok K3. Latihan teratur dapat memperbaiki metabolisme (glukosa, asam lemak, dan keton), menurunkan kebutuhan insulin, dan dapat merangsang sintesis glikogen. Latihan fisik telah diindikasikan sebagai kegiatan yang menyerupai insulin. Kesimpulan: Hasil penelitian ini menunjukkan efek latihan fisik intensitas sedang dapat meningkatkan jumlah sel β (beta) pulau Langerhans, dimana keuntungan latihan fisik tergantung pada intensitas latihan dan kapasitas fungsi sel β pankreas yang tersisa pada individu diabetes tersebut.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK PPDS.IFR. 08-19 Nur e
Uncontrolled Keywords: Latihan Fisik, Diabetes, Streptozotocin, sel β Langerhans
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC31-1245 Internal medicine
R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology > Including massage, exercise, occupational therapy, hydrotherapy, phototherapy, radiotherapy, thermotherapy, electrotherapy
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Ilmu Fisik & Rehab
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Sarah Muthia Nurdin, NIM011328166305NIM011328166305
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorS.M. Mei Wulan, Dr. ,dr. Sp.KFR-KUNSPECIFIED
ContributorNuniek Nugraheni, dr. Sp.KFR-KUNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 05 Apr 2019 09:26
Last Modified: 05 Apr 2019 09:26
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/81669
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item