HAK MENDAPATKAN KEMUDAHAN DAN PERLAKUAN KHUSUS DALAM UNDANG-UNDANG DASAR NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 1945

DHIA AL UYUN, 031417017303 (2019) HAK MENDAPATKAN KEMUDAHAN DAN PERLAKUAN KHUSUS DALAM UNDANG-UNDANG DASAR NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 1945. Disertasi thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (Abstrak)
Dis. H. 16-19 Uyu h Abstrak.pdf

Download (96kB)
[img] Text (Fulltext)
Dis. H. 16-19 Uyu h.pdf
Restricted to Registered users only until 16 April 2022.

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Hak untuk mendapatkan kemudahan dan perlakuan khusus di Indonesia serupa dengan hak untuk mendapatkan perbaikan akibat kesenjangan di Amerika Serikat. Kedua hak tersebut dapat membentuk kebijakan affirmativeaction. Kedua hak tersebut berhubungan dengan kebebasan dan pembatasan dalam negara. Hak mendapatkan kemudahan dan perlakuan khusus diatur dalam Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Konstruksi pengaturannya ambigu, tidak jelas dan tidak pasti sehingga membutuhkan rekonstruksi. Metode penelitian yang digunakan adalah lawreformresearchdengan pendekatan statute, sejarah, konsep, kasus dan perbandingan. Bahan hukum yang digunakan adalah peraturan, putusan, risalah sidang, jurnal, buku dan berbagai publikasi yang dianalisis dengan hermeneutika dalam upaya menemukan rekonstruksi hak mendapatkan kemudahan dan perlakuan khusus. Filosofi hak untuk mendapatkan kemudahan dan perlakuan khusus dalam Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 adalah untuk memperbaiki hak yang hilang akibat diskriminasi masa lalu. Hak untuk mendapatkan kemudahan dan perlakuan khusus diberikan oleh pemerintah pada minoritas murni dengan identitybasedberdasarkan kehendak umum bernegara. Tujuannya adalah untuk prinsip keadilan dan persamaan. Kedua prinsip ini harus dimaknai kumulatif. Harmonisasi peraturan tentang hak mendapatkan kemudahan dan perlakuan khusus memperlihatkan berbagai dasar pembeda tidak menggunakan pendekatan yang setara, memiliki konsep yang tumpang tindih, perbedaan makna dan penafsiran, memiliki makna yang bertentangan yaitu melindungi dan mendiskriminasi hak, dan tidak berdasarkan identitybased. Identitas yang dimaksud berdasarkan agama, ras, suku, etnik, bahasa, kelompok, golongan, status sosial, status ekonomi, gender dan keyakinan politik.

Item Type: Thesis (Disertasi)
Additional Information: KKB KK-2 Dis. H. 16-19 Uyu h
Uncontrolled Keywords: Hak untuk mendapatkan kemudahan, perlakuan khusus, affirmativeaction, diskriminasi, minoritas.
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence
Divisions: 03. Fakultas Hukum > Doktoral Ilmu Hukum
Creators:
CreatorsEmail
DHIA AL UYUN, 031417017303UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorTatiek Sri Djatmiati, Prof. Dr., S.H., M.S.UNSPECIFIED
ContributorSukardi, Dr., S.H.,M.H.UNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 16 Apr 2019 10:22
Last Modified: 16 Apr 2019 10:22
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/81877
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item