Ketidakberhasilan Penanganan Krisis Finansial Uni Eropa tahun 2008 hingga 2016: Studi Kasus Yunani, Italia, Portugal dan Spanyol

Oktaviana Verbaya Sagala, 071411231037 (2019) Ketidakberhasilan Penanganan Krisis Finansial Uni Eropa tahun 2008 hingga 2016: Studi Kasus Yunani, Italia, Portugal dan Spanyol. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK_Fis.HI.18 19 Sag k.pdf

Download (51kB)
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT_Fis.HI.18 19 Sag k.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (JURNAL)
JURNAL_Fis.HI.18 19 Sag k.pdf

Download (267kB)
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

ini bertujuan untuk menganalisis alasan dari ketidakberhasilan Uni Eropa dalam menangani krisis finansial di negara-negara anggotanya dengan mengambil studi kasus 4 negara dengan tingkat permasalahan ekonomi paling buruk di Uni Eropa yakni, Yunani, Italia Portugal dan Spanyol. Negara-negara anggota Uni Eropa mengalami krisis finansial dengan latar belakang yang berbeda-beda dan diperparah oleh kehadiran global financial crisis. Uni Eropa sebagai institusi memiliki kerangka khusus dalam memberi respon terhadap krisis finansial dan sebagai bentuk tanggungjawab dalam penanganan krisis. Formasi eksekusi penanganan krisis disebut Troika yakni kerjasama antara IMF, European Commission (EC) dan European Central Bank (ECB), di bawah Troika terdapat dua instrumen pendukung yakni Instrumen yang dimiliki Uni Eropa dalam menangani hutang dan krisis likuiditas yakni European Financial Stability Facility (EFSF) dan European Financial Stabilisation Mechanism (EFSM). Kondisi di negara-negara ini bahwa melihat bahwa hutang terhadap GDP di keempat negara masih terus meningkat hingga tahun 2016. Dengan mendasarkan pada teori coordination avalanches, negasi terhadap optimal control theory dan synchronization dalam coordination theory penulis menemukan 2 alasan terkait ketidakberhasilan penanganan krisis Uni Eropa. Pertama terdapat Mal-strategy karena penanganan diiberikan sebagai satu kesatuan program tanpa mengacu pada apa yang menjadi realitas ekonomi spesifik dalam domestik, yang memiliki distingsi yang tinggi masing-masingnya. Kedua yakni adanya inkonsistensi anggota-anggota Uni Eropa dengan Maastricht Treaty dibuktikan dengan pelanggaran pasal 104.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Fis.HI.18/19 Sag k
Uncontrolled Keywords: Ketidakberhasilan, Yunani, Italia, Portugal Spanyol, Penanganan Krisis Finansial Uni Eropa
Subjects: J Political Science > JZ International relations > JZ5-6530 International relations > JZ1305-2060 Scope of international relations. Political theory. Diplomacy
J Political Science > JZ International relations > JZ5-6530 International relations > JZ6385-6405 The armed conflict. War and order
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional
Creators:
CreatorsEmail
Oktaviana Verbaya Sagala, 071411231037UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorVinsensio Marselino Arifin Dugis, Drs., MA., Ph.D.UNSPECIFIED
Depositing User: Mrs Nadia Tsaurah
Date Deposited: 26 Apr 2019 02:22
Last Modified: 26 Apr 2019 02:22
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/82025
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item