PENGEMBANGAN MODEL PARENTING SKILL BERDASARKAN PERSPEKTIF TEORI BAUMRIND SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PRIMER KEKERASAN SEKSUAL ANAK USIA DINI DI KABUPATEN JEMBER

ELOK PERMATASARI, 101517087315 (2019) PENGEMBANGAN MODEL PARENTING SKILL BERDASARKAN PERSPEKTIF TEORI BAUMRIND SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PRIMER KEKERASAN SEKSUAL ANAK USIA DINI DI KABUPATEN JEMBER. Disertasi thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (abstrak)
abstrak.pdf

Download (34kB)
[img] Text (full text)
full text.pdf
Restricted to Registered users only until 26 April 2022.

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Korban kekerasan seksual usia anak sebesar 73% lebih banyak bila dibandingkan dengan korban usia dewasa (KPAI, 2014). Sebagian besar orangtua tidak memiliki pengetahuan dan keterampilan yang cukup untuk melindungi anak-anak mereka dari kekerasan seksual (J. Q. Chen & Chen, 2005). Proses pengasuhan yang efektif merupakan faktor proteksi kekerasan seksual pada usia anak (Letourneau et al, 2014). Tujuan: Penelitian dilakukan untuk mengembangkan dan menganalisis model Parenting Skill berdasarkan Perspektif Teori Baumrind sebagai upaya pencegahan primer kekerasan seksual anak usia dini. Metode: Penelitian dilakukan 2 tahap, tahap pertama melibatkan 170 pasang orangtua bertujuan untuk membangun model teoritik parenting skill untuk cegah kekerasan seksual. Penelitian tahap kedua bertujuan untuk membangun model intervensi melalui pelatihan parenting dengan desain pre-experimental study. Hasil dan Kebaruan: Upaya mencegah kekerasan seksual pada anak usia dini tidak hanya didasarkan pada pengetahuan orangtua tentang penyebab kekerasan seksual. Pola pikir (mindset) orangtua tentang nilai (value) dari pendidikan seksual dini sebagai upaya preventif kekerasan seksual yang dapat diberikan sedini mungkin untuk anak merupakan hal penting yang harus dimiliki orangtua. Pola pikir yang terbentuk mampu membangun keterampilan pengasuhan dengan menyeimbangkan keterampilan respon dan kontrol. Orangtua akan mampu menjaga konsistensi aturan yang dibuat sebagai bentuk kontrol. Selain itu juga memberikan dukungan bagi anak untuk bertindak mandiri melindungi diri dengan mengajarkan keterampilan perlindungan diri dari risiko kekerasan seksual sebagai bentuk respon. Kesimpulan: Model intervensi yang dibangun terbukti berdampak positif, sehingga perlu ada upaya pendampingan berkelanjutan kepada orangtua melalui edukasi berkala. Sehingga orangtua mampu mempertahankan pola pikir (mindset) preventif terhadap kekerasan seksual anak dan dapat memberikan pengasuhan yang tepat dalam upaya mencegah kekerasan seksual pada anak

Item Type: Thesis (Disertasi)
Additional Information: KKC KK Dis.IK 02/19 Per p
Uncontrolled Keywords: Mindset orangtua, keterampilan pengasuhan, pencegahan kekerasan seksual, anak usia dini
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB5-3640 Theory and practice of education > LB1139.2-1139.5 Early childhood education
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
ELOK PERMATASARI, 101517087315UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorShrimarti Rukmini Devy, Dr. , Dra., M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email indah.fatma@staf.unair.ac.id
Date Deposited: 26 Apr 2019 03:16
Last Modified: 26 Apr 2019 03:16
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/82039
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item