KEDUDUKAN PEMEGANG HAK PENGELOLAAN ATAS OBYEK PERJANJIAN BUILD OPERATE TRANSFER (BOT) YANG DIJAMINKAN OLEH INVESTOR

HAMIDAH, 031714253025 (2019) KEDUDUKAN PEMEGANG HAK PENGELOLAAN ATAS OBYEK PERJANJIAN BUILD OPERATE TRANSFER (BOT) YANG DIJAMINKAN OLEH INVESTOR. Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (Abstrak)
TMK. 70-19 Ham k Abstrak.pdf

Download (53kB)
[img] Text (Fulltext)
TMK. 70-19 Ham k.pdf
Restricted to Registered users only until 30 April 2022.

Download (664kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Dalam pemanfaatan aset daerah yang dilakukan Pemerintah Daerah dengan investor melalui Perjanjian Build Operate Transfer (BOT). Investor harus menyediakan dana sendiri untuk pembangunan infrastruktur, salah satunya dengan mengajukan kredit pada pihak perbankan. Saat pengajuan kredit tersebut, investor akan menjaminkan obyek BOT yaitu Hak Guna Bangunan di atas Hak Pengelolaan. Namun di dalam PP No. 27 Tahun 2014 serta dalam PMDN No. 19 Tahun 2016 dijelaskan bahwa investor sebagai mitra dalam perjanjian BOT dilarang untuk menjaminkan tanah yang menjadi obyek BOT. Namun realita yang terjadi dalam praktik adalah Hak Guna Bangunan di atas Hak Pengelolan dengan izin pemegang Hak Pengelolaan dapat dijadikan obyek jaminan. Berdasarkan hal tersebut terdapat 2 (dua) pokok permasalahan dalam tesis ini, yaitu: 1. Hak Guna Bangunan di atas Hak Pengelolaan dalam Perjanjian BOT sebagai obyek jaminan; 2. Pengelolaan risiko kredit oleh bank atas obyek perjanjian BOT. Tipe penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif, oleh karena itu pendekatan yang digunakan adalah pendekatan peraturan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Hasil penelitian tesis adalah Hak Guna Bangunan di atas tanah Hak Pengelolaan yang terikat dalam perjanjian BOT tidak dapat dijadikan sebagai obyek jaminan, sehingga pemegang Hak Pengelolaan tidak diperkenankan untuk memberikan rekomendasi atas pembebanan Hak Guna Bangunan di atas Hak Pengelolaan. Dengan demikian apabila bank menerima obyek BOT sebagai suatu jaminan, maka bank tidak boleh memberikan kredit melebihi jangka waktu Hak Guna Bangunan di atas Hak Pengelolaan maupun jangka waktu dalam perjanjian BOT.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK-2 TMK. 70-19 Ham k
Uncontrolled Keywords: Hak Pengelolaan, perjanjian BOT, Risiko Kredit
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K1000-1395 Commercial law > K1024-1132 Commercial contracts > K1112-1116 Investments
Divisions: 03. Fakultas Hukum > Magister Kenotariatan
Creators:
CreatorsEmail
HAMIDAH, 031714253025UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorAgus Sekarmadji, Dr., S.H., M.Hum.UNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 30 Apr 2019 05:29
Last Modified: 30 Apr 2019 05:29
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/82132
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item