ANALISIS FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA PEGAWAI KANTOR DINAS KESEHATAN PROVINSI JAWA TENGAH

EGANDA GARWAHUSADA, 101611223004 (2019) ANALISIS FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA PEGAWAI KANTOR DINAS KESEHATAN PROVINSI JAWA TENGAH. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (Abstrak)
FKM.GZ. 18-19 Gar a Abstrak.pdf

Download (32kB)
[img] Text (Fulltext)
FKM.GZ. 18-19 Gar a.pdf
Restricted to Registered users only until 30 April 2022.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Hipertensi merupakan the silent killer. Oleh karena itu, penting untuk mengidentifikasi faktor risiko baik yang tidak dapat dimodifikasi maupun yang dapat dimodifikasi. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara umur, jenis kelamin, perilaku merokok, konsumsi kafein, asupan gizi, status gizi, aktivitas fisik, dan stres dengan kejadian hipertensi pada pegawai kantor Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. Desain studi penelitian menggunakan case control. Sampel penelitian sebanyak 46 orang diambil menggunakan probability sampling dengan simple random sampling. Pengambilan data meliputi berat badan, tinggi badan, konsumsi makanan, aktivitas fisik, tingkat stres, dan tekanan darah. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji Chi Square dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara umur (p=0,019), jenis kelamin (p=0,003), dan perilaku merokok (p=0,019) dengan kejadian hipertensi. Sedangkan konsumsi kafein (p=0,131), kecukupan energi (p=1,000), kecukupan karbohidrat (p=1,000), kecukupan lemak (p=1,000), asupan natrium (p=0,109), status gizi (p=0,608), aktivitas fisik (p=0,122) dan stress (p=1,000) tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian hipertensi. Hasil uji multivariat menunjukkan umur (p=0,034), jenis kelamin (p=0,005), dan aktivitas fisik yang mempengaruhi kejadian hipertensi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah faktor risiko hipertensi yang dapat dimodifikasi adalah perilaku merokok dan aktivitas fisik. Disarankan untuk seluruh pegawai untuk lebih memilih menggunakan tangga daripada menggunakan lift saat bekerja demi meningkatkan aktivitas fisik.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM.GZ. 18-19 Gar a
Uncontrolled Keywords: Perilaku Merokok, Aktivitas Fisik, Hipertensi, Pegawai
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine
R Medicine > RC Internal medicine > RC31-1245 Internal medicine
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Program Studi Gizi
Creators:
CreatorsEmail
EGANDA GARWAHUSADA, 101611223004UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorR. Bambang W., Prof., dr., M.S., M.CN., Ph.D, Sp.GKUNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 30 Apr 2019 12:00
Last Modified: 30 Apr 2019 12:00
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/82154
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item