GERAKAN KOMUNITAS NELAYAN TRADISIONAL MUARA ANGKE DALAM PENOLAKAN REKLAMASI TELUK JAKARTA

SRI FIDYAH LESTARI, 071311333066 (2019) GERAKAN KOMUNITAS NELAYAN TRADISIONAL MUARA ANGKE DALAM PENOLAKAN REKLAMASI TELUK JAKARTA. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK_Fis.P.24 19 Les g.pdf

Download (175kB)
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT_Fis.P.24 19 Les g.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text (JURNAL)
JURNAL_Fis.P.24 19 Les g.pdf

Download (160kB)
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini mengkaji mengenai gerakan penolakan reklamasi teluk jakarta yang dilakukan oleh KNT Muara Angke. Adapun yang menjadi latar belakang terbentuknya KNT Muara Angke yang mewadahi nelayan tradisional karena adanya proyek reklamasi teluk Jakarta. Teluk Jakarta yang selama ini menjadi sumber mata pencaharian nelayan tradisional telah dirampas dengan adanya pembangunan 17 pulau disana, nelayan pun mengalami banyak kerugian. Penelitian ini hendak fokus membahas mengenai pola strategi serta dinamika KNT Muara Angke dalam melakukan perlawanan terhadapa pengembang untuk memberhentikan reklamasi teluk jakarta. Landasan teori yang digunakan untuk menjawab rumusan masalah adalah teori strategi gerakan sosial dan 3 teori komprehensif (kesempatan politik, mobilisasi sumber daya dan framing. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Data penelitian ini didapatkan dari wawancara serta data sekunder dari dokumen dokumen dan internet. Dari hasil penelitian yang sudah dikumpulkan peneliti bahwa untuk KNT Muara Angke bisa mencapai tujuanya memberhentikan reklamasi teluk jakarta adalah dengan beberapa strategi. Mulai dari strategi pelapisan, advokasi dan keterlibatan kritis. KNT Muara Angke yang bertindak sebagai wakil dari nelayan tradisional di Muara Angke awal kali melakukan sosialisasi menyampaikan kesadaran akan dampak buruk reklamasi bagi nelayan. KNT Muara Angke juga melakukan kerjasama dengan lembaga lainya seperti LBH Jakarta untuk menempuh jalur advokasi dengan menyampaikan gugatan mengenai pulau G, F, I dan K. KNT juga meminta dukungan berbagai lembaga pemerintahan seperti DPRD Jakarta, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Kelautan dan Perikanan BAPPENAS serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Dalam dinamika pergerakkan KNT Muara Angke diawali adanya proyek reklamasi di Teluk Jakarta tempat nelayan tradisional mencari ikan sehari hari. Pengembang didukung oleh pemerintah provinsi saat itu mengantongi izin untuk membangun pulau G, C, D, F, I dan K. Ini menjadi kesempatan bagi Nelayan Tradisional untuk bersatu dalam Komunitas Nelayan Tradisional Muara Angke. KNT Muara Angke melakukan mobilisasi sumber daya melalui kerjasama dengan lembaga lainya, seperti LBH Jakarta, KNTI, WALHI dan KIARA. Muara Angke juga melakukan mobilisasi sumberdaya seperti uang dan kebutuhan lainnya untuk aksi dari partisipasi anggota. Gerakan yang dimobilisasi ini dibingkai dalam suatu isu bahwa reklamasi Teluk Jakarta jika diteruskan akan memiliki dampak di berbagai aspek. Mulai aspek sosial, ekonomi dan juga lingkungan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Fis.P.24/19 Les g
Uncontrolled Keywords: Gerakan Sosial, Reklamasi Teluk Jakarta, Strategi Gerakan Sosial, Dinamika Gerakan Sosial
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology
H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM711-806 Groups and organizations > HM756-781 Community
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Politik
Creators:
CreatorsEmail
SRI FIDYAH LESTARI, 071311333066UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorHaryadi, Drs., MSi.UNSPECIFIED
Depositing User: Mrs Nadia Tsaurah
Date Deposited: 08 May 2019 03:42
Last Modified: 08 May 2019 03:42
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/82210
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item