TEKNIK KULTUR Chlorella sp. DI BALAI BESAR PENGEMBANGAN BUDIDAYA AIR PAYAU JEPARA

ANISA RIZKY DIAHSARI, 060710166P (2011) TEKNIK KULTUR Chlorella sp. DI BALAI BESAR PENGEMBANGAN BUDIDAYA AIR PAYAU JEPARA. FAKULTAS PERIKANAN DAN KELAUTAN, UNIVERSITAS AIRLANGGA. (Unpublished)

[img] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK_ANISA RIZKY DIAHSARI.pdf

Download (146kB)
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT_ANISA RIZKY DIAHSARI.pdf
Restricted to Registered users only until 24 May 2022.

Download (985kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Chlorella sp. merupakan pakan alami yang baik untuk pertumbuhan larva udang dan ikan sehingga harus tersedia secara kontinyu. Ketersedian Chlorella sp. dapat meningkatkan produktifitas usaha budidaya udang atau ikan. Tujuan dari Praktek Kerja Lapangan ini adalah mendapatkan pengetahuan, keterampilan, mengetauhi hambatan pada teknik kultur Chlorella sp. serta dapat mempraktekkan secara langsung tentang teknik kultur Chlorella sp. Praktek kerja Lapangan dilaksanakan di Balai Besar Pengembangan Budidaya Air Payau, Desa Bulu, Kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara, Provinsi Jawa Tengah pada tanggal 19 Juli – 31 Agustus 2010. Metode kerja yang digunakan dalam Praktek Kerja Lapang ini adalah metode deskriptif dengan pengumpulan data meliputi data primer dan data sekunder. Pengambilan data dilakukan dengan cara observasi, partisipasi aktif dan wawancara serta studi literatur. Kultur Chlorella sp. di Balai Besar Pengembangan Budidaya Air Payau dilakukan pada skala laboratorium, semi massal dan massal. Kultur Chlorella sp. skala laboratorium menggunakan erlenmeyer bervolume 2 L dengan puncak kepadatan 1,23x106 sel/ml dicapai pada hari ke 4. Kultur skala semi massal dilakukan secara bertingkat yaitu pada aquarium bervolume 75 L dengan puncak kepadatan 3,1x106 sel/ml dicapai pada hari ke 5 dan bak fiber bervolume 800 L dengan puncak kepadatan 4,63x106 sel/ml dicapai pada hari ke 5. Kultur skala massal dilakukan pada kolam beton bervolume 8000 L dengan puncak kepadatan 9,27x106 sel/ml dicapai pada hari ke 5. Hambatan yang terjadi pada kultur skala laboratorium adalah adanya kontaminan protozoa atau fitoplankton lainnya dan hambatan semi massal dan massal adalah terjadinya hujan yang dapat mengubah salinitas dan suhu media.

Item Type: Other
Uncontrolled Keywords: teknik kultur, chlorella sp., budidaya air payau
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH201-399 Fisheries > SH327.5-327.7 Fishery resources. Fishery conservation
S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH201-399 Fisheries > SH334.9-336.5 Fishery processing
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Budidaya Perairan
Creators:
CreatorsEmail
ANISA RIZKY DIAHSARI, 060710166PUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorYudi Cahyoko, Ir., M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Mrs Nadia Tsaurah
Date Deposited: 24 May 2019 07:36
Last Modified: 24 May 2019 07:36
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/82807
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item