PENGARUH PERSONAL HYGIENE DAN PERILAKU SEKSUAL TERHADAP KEJADIAN KANKER SERVIKS DI RUMAH SAKIT UMUM HAJI SURABAYA

SHERLY YUSTIA WAHYU ISLAMI, 101411133058 (2019) PENGARUH PERSONAL HYGIENE DAN PERILAKU SEKSUAL TERHADAP KEJADIAN KANKER SERVIKS DI RUMAH SAKIT UMUM HAJI SURABAYA. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (Abstrak)
FKM. 121-19 Isl p Abstrak.pdf

Download (50kB)
[img] Text (Fulltext)
FKM. 121-19 Isl p.pdf
Restricted to Registered users only until 14 June 2022.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kanker serviks merupakan masalah kesehatan cukup serius di dunia, termasuk Indonesia. Angka kejadian kanker serviks terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Selain HPV terdapat faktor lain yang mampu meningkatkan risiko kanker serviks. Sebagian besar penderita diketahui positif kanker serviks pada stadium lanjut, hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar tidak mengetahui faktor risiko maupun gejalanya sehingga terlambat untuk melakukan skrining. Salah satu faktor risiko kanker serviks yaitu personal hygiene dan perilaku seksual. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh personal hygiene dan perilaku seksual terhadap kejadian kanker serviks. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kasus kontrol dengan pendekatan observasional analitik. Penentuan responden penelitian dilakukan dengan metode simple random sampling dengan jumlah responden 50 orang. Besar sampel kasus 25 responden dan kontrol 25 responden. Variabel bebas penelitian ini personal hygiene (mengganti celana dalam, mengganti pembalut, cara membersihkan organ genital, dan riwayat keputihan) dan perilaku seksual (usia pertama kali melakukan hubungan seksual dan riwayat berganti pasangan seksual). Analisis data penelitian menggunakan uji regresi logistik Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel bebas yang berpengaruh secara bivariat dengan kejadian kanker serviks adalah mengganti celana dalam (p= 0,003), mengganti pembalut (p= 0,013) dan riwayat keputihan (p= 0,025) serta usia pertama kali melakukan hubungan seksual (p= 0,001) dan riwayat berganti pasangan seksual (p= 0,017). Faktor yang bermakna secara multivariat adalah mengganti celana dalam (p= 0,001, OR= 22,850, CI 95% (3,455 – 151,107)). Memberikan edukasi mengenai perilaku yang tepat dalam menjaga kesehatan diri sendiri penting dilakukan sebagai upaya meminimalisir risiko kanker serviks.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM. 121-19 Isl p
Uncontrolled Keywords: Kanker serviks, personal hygiene, perilaku seksual
Subjects: H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman > HQ1-2044 The Family. Marriage. Women > HQ12-449 Sexual life > HQ19-30.7 Sexual behavior and attitudes. Sexuality
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA773-788 Personal health and hygiene
R Medicine > RC Internal medicine > RC0254 Neoplasms. Tumors. Oncology (including Cancer)
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
SHERLY YUSTIA WAHYU ISLAMI, 101411133058UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorChatarina U. W., Prof. Dr., dr., M.S., M.PHUNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 14 Jun 2019 02:53
Last Modified: 14 Jun 2019 02:53
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/83114
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item