EFEKTIVITAS PENENTUAN VOLUME SEMENIT MENGGUNAKAN BODY SURFACE AREA DAN PREDICTED BODY WEIGHT UNTUK MENCAPAI TARGET PaCO2 PADA PASIEN YANG MENJALANI OPERASI TUMOR OTAK

Nanang Nurofik, 011318066308 (2018) EFEKTIVITAS PENENTUAN VOLUME SEMENIT MENGGUNAKAN BODY SURFACE AREA DAN PREDICTED BODY WEIGHT UNTUK MENCAPAI TARGET PaCO2 PADA PASIEN YANG MENJALANI OPERASI TUMOR OTAK. Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (Abstrak)
PPDS.AT. 05-19 Nur e Abstrak.pdf

Download (1MB)
[img] Text (Fulltext)
PPDS.AT. 05-19 Nur e.pdf
Restricted to Registered users only until 17 June 2022.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Latar Belakang : Manajemen neuroanestesi pada operasi tumor otak bertujuan untuk mencegah terjadinya secondary brain injury dan memberikan lapangan operasi yang baik untuk operator. Tujuan ini dapat dicapai dengan melakukan brain relaxation therapy. Salah satu komponen dari brain relaxation therapy adalah dengan mengatur PaCO2 pada rentang 30-35 mmhg. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektifitas Body Surface Area dan Predicted Body Weight untuk menentukan volume semenit dalam mencapai target PaCO2 pada pasien yang menjalani operasi tumor otak Metode : Penelitian analitik observasional dengan desain cross-sectional dilakukan pada 31 pasien yang menjalani operasi tumor otak di RSUD Dr Soetomo Surabaya yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Pasien yang memenuhi kriteria, dilakukan pengukuran tinggi badan dan berat badan. Selanjutnya pasien dikelompokkan menjadi dua, yaitu kelompok BSA dan PBW. Kelompok BSA mendapat volume semenit 4xBSA untuk laki-laki dan 3.5xBSA untuk perempuan. Kelompok PBW mendapat volume semenit 100mL/kgBB sesuai PBW. Volume tidal diberikan sebesar 7mL/kg PBW. Tiga puluh menit setelah pengaturan ventilasi mekanik, dilakukan pemeriksaan analisa gas darah untuk melihat nilai PaCO2.. Hasil : Penentuan volume semenit dengan menggunakan BSA menghasilkan volume yang lebih besar dibanding PBW pada rentang IMT normal sampai dengan obesitas. Penggunaan BSA secara signifikan menghasilkan rerata PaCO2 lebih rendah (33.55±3.43 mmHg) dibanding PBW (39.29±3.32 mmHg) dengan nilai p=0.0001. Secara statistik dengan uji chi square BSA lebih efektif dalam mencapai target PaCO2 30-35mmHg pada operasi tumor otak. Conclusion : Penggunaan BSA dalam menentukan volume semenit efektif dalam mencapai target PaCO2 pada pasien operasi tumor otak.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK PPDS.AT. 05-19 Nur e
Uncontrolled Keywords: BSA, PBW, Volume Semenit, PaCO2.
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC0254 Neoplasms. Tumors. Oncology (including Cancer)
R Medicine > RD Surgery
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Anestesiologi dan Reanimasi
Creators:
CreatorsEmail
Nanang Nurofik, 011318066308UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorHamzah, Dr., dr., Sp.An., KNAUNSPECIFIED
ContributorBambang Pujo Semedi, dr., Sp.An.,KICUNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 17 Jun 2019 01:35
Last Modified: 17 Jun 2019 01:35
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/83258
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item