PENERAPAN MODEL IRIS UNTUK MENGOPTIMALKAN PENERAPAN STANDAR BS7799 PADA PT. X INDONESIA

Arief Praseno, 040214369E (2006) PENERAPAN MODEL IRIS UNTUK MENGOPTIMALKAN PENERAPAN STANDAR BS7799 PADA PT. X INDONESIA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRACT)
gdlhub-gdl-s1-2006-prasenoari-999-a91_06-k.pdf

Download (309kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2006-prasenoari-999-a_91_06.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Informasi merupakan harta yang paling berharga bagi perusahaan, dimana semakin banyak dan berkualitas isi informasi yang dimiliki oleh perusahaan. semakin besar kemungkinan perusahaan untuk maju dan berkembang. Untuk itu dirasa perlu bagi perusahaan untuk melindungi informasi tersebut agar tidak bocor ke pesaing. BS 7799 merupakan suatu sistem manajemen untuk mengamankan informasi perusahaan dimana terdiri dari 10 bidang aplikasi keamanan. PT. X Indonesia merupakan industri kimia yang bergerak dibidang industri melamine. Perusahaan mengaplikasikan standar BS 7799 untuk melindungi seluruh informasi yang dimiliki dari ancaman melalui. Penelitian "Penerapan Model IRIS Untuk Meningkatkan Penyediaan Infonnasi Pada information Security Management Systems (Standar Keamanan BS 7799) Pada PT. X Indonesia" menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Setelah dibandingkan dengan standar BS 7799 yang dikeluarkan oleh BSI (British Standart Institution), ternyata masih terdapat banyak kekurangan dalam penerapan standar tersebut, seperti pengiriman data melalui email, prosedur yang mencegah pihak yang tidak berkepentingan untuk masuk ke program perusahaan. kurangnya pelatihan terhadap BS 7799 yang kurang, dan teknologi komputer yang sudah usang. Model IRIS digunakan untuk membantu menyediakan informasi yang dibutuhkan oleh manajer dalam pengambilan keputusan yang berhubungan dengan Information Resource. Dari AIS, perusahaan dapat memperoleh laporan mengenai pembelian HW, SW, maupun karyawan yang direkrut beserta keahliannya dari HR. Berikutnya, dari IRRS dapat diketahui kebutuhan manajer akan data dan informasi sehingga dapat dianalisis kebutuhan akan HW, SW, HR. dan lain-lain. Dari basil riset tersebut dapat ditetapkan kebutuhan akan penerapan model PDCA. Dengan menerapkan model PDCA, perusahaan dapat memonitor sejauh mana kemajuan penerapan BS 7799 dengan melakukan audit secara berkala. Terakhir, dengan IRIntS perusahaan dapat memilih vendor yang sesuai untuk memenuhi kebutuhan sumber daya perusahaan dimana menunjang BS 7799 (baik dari segi Hardware, Software, maupun Human Resource). Hasil dari IRIS berupa output dapat memberikan infonnasi kepada perusahaan untuk mengatasi problem yang terjadi. Untuk lebih mengetahui secara mendetail audit terhadap standar BS 7799, maka dibutuhkan query. Dengan query, seorang manajer dapat mengetahui secara cepat dan akurat infonnasi dari perkembangan penerapan standar BS 7799.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 A.91/06 Pra p
Uncontrolled Keywords: MANAGEMENT INFORMATION SYSTEMS; INFORMATION RESOURCE MANAGEMENT
Subjects: T Technology > TS Manufactures > TS155-194 Production management. Operations management
T Technology > TS Manufactures > TS156 Quality control and management
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Akuntansi
Creators:
CreatorsEmail
Arief Praseno, 040214369EUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorRER. POL DEBBY RATNA DANIEL, Dr.,SE.,AkUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Shela Erlangga Putri
Date Deposited: 25 Apr 2006 12:00
Last Modified: 15 Jun 2017 17:08
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/8355
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item