RANCANGAN GRAFIK STANDAR PERTUMBUHAN TINGGI BADAN DAN INDEKS MASSA TUBUH BALITA DI JAWA TIMUR DENGAN PENDEKATAN REGRESI NONPARAMETRIK BIRESPON BERDASARKAN ESTIMATOR LOKAL LINIER

AGUNG NUGROHO, 081511833037 (2019) RANCANGAN GRAFIK STANDAR PERTUMBUHAN TINGGI BADAN DAN INDEKS MASSA TUBUH BALITA DI JAWA TIMUR DENGAN PENDEKATAN REGRESI NONPARAMETRIK BIRESPON BERDASARKAN ESTIMATOR LOKAL LINIER. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (ABSTRAK)
ST S 29-19 Nug r - ABSTRAK 1.pdf

Download (58kB)
[img] Text (ABSTRACT)
ST S 29-19 Nug r - ABSTRACT1.pdf

Download (57kB)
[img] Text (DAFTAR ISI)
ST S 29-19 Nug r - DAFTAR ISI.pdf

Download (60kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
ST S 29-19 Nug r - DAFTAR PUSTAKA1.pdf

Download (61kB)
[img] Text (FULLTEXT)
ST S 29-19 Nug r.pdf
Restricted to Registered users only until 25 June 2022.

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kartu Menuju Sehat (KMS) adalah alat untuk mengontrol pertumbuhan status gizi pada balita di Indonesia. Standar yang digunakan dalam KMS adalah standar WHO 2005 yang didapatkan dari sampel 6 negara, yaitu Brazil, Ghana, India, Norwegia, Oman, dan Amerika. Perbedaan sampel negara yang digunakan dapat menimbulkan kesalahan interpretasi status gizi balita karena perbedaan karakteristik balita di Indonesia khususnya Jawa Timur yang memiliki angka obesitas dan stunting diatas standar yang telah ditetapkan WHO. Peneliti merancang grafik pertumbuhan berdasarkan indeks IMT/U dan TB/U berdasarkan kondisi balita laki-laki dan perempuan di Provinsi Jawa Timur untuk menindaklanjuti permasalahan status gizi yang ada di Jawa Timur. Perancangan grafik standar pertumbuhan balita ini dibuat dengan menggunakan pemodelan regresi nonparametrik karena pola pertumbuhan balita yang cenderung berubah disetiap tahapan usia balita, sehingga akan lebih tepat dimodelkan dengan pendekatan secara lokal. Data balita dalam penelitian ini diperoleh dari puskesmas atau posyandu tahun 2016 - 2018 dari 21 Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur. Data yang diperoleh sebanyak 59.170 data terdiri dari 30.490 balita laki-laki dan 28.680 balita perempuan bayi berusia 0-60 bulan. Unit observasi yang digunakan merupakan balita yang sudah memenuhi screening dari WHO. Kesimpulan hasil model pertumbuhan IMT/U dan TB/U badan balita dengan pendekatan regresi nonparametrik birespon berdasarkan estimator lokal linier dapat menjelaskan pola pertumbuhan balita di Provinsi Jawa Timur dengan sangat baik (R2 = 99,9%). Rancangan grafik standar pertumbuhan di Jawa Timur memiliki standar yang lebih rendah dibandingkan standar WHO 2005.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK ST S 29/19 Nug r
Uncontrolled Keywords: Indeks Massa Tubuh (IMT), Tinggi Badan (TB), Status Gizi Balita Jawa Timur, Estimator Lokal Linier
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Q Science > QA Mathematics
Divisions: 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Statistika
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
AGUNG NUGROHO, 081511833037UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorNur Chamidah, Dr., M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Diah Widjayanti
Date Deposited: 25 Jun 2019 09:26
Last Modified: 26 Jun 2019 09:28
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/83767
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item