ANALISIS PENGARUH KESESUAIAN NILAI BUDAYA KERJA INDIVIDUAL DENGAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DINAS PENDAPATAN KOTA SURABAYA

HENY KURNIASARI, 040439443 (2006) ANALISIS PENGARUH KESESUAIAN NILAI BUDAYA KERJA INDIVIDUAL DENGAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DINAS PENDAPATAN KOTA SURABAYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRACT)
gdlhub-gdl-s1-2006-kurniasari-2910-b119_06-k.pdf

Download (295kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2006-kurniasari-2910-b_119_06(1).pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pada abad 21 saat ini menuntut organisasi untuk tanggap terhadap perkembangan keadaan yang memasuki era barn dengan arus perubahan yang sangat cepat, kompleks serta persaingan yang semakin ketat. Oleh karena itu pembaharuan dan perubahan organisasi ke arah yang lebih maju harus selalu diupayakan. Salah satu strategi yang dilakukan organisasi adalah membentuk budaya organisasi (organizational culture) sebagai dimensi besar dalam memahami dan mempraktekkan perilaku organisasi. Penelitian ini dilakukan di Dinas Pendapatan Kota Surabaya (Dispenkot Surabaya) yang meneliti apakah terdapat pengaruh kesesuaian nilai budaya kerja individual dengan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai Dispenkot Surabaya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh kesesuaian nilai budaya kerja individual dengan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai Dispenkot Surabaya Adapun budaya organisasi sebagai variabel bebas diwakili oleh tujuh variabel, yaitu inovasi, perhatian pada rincian, orientasi hasil, orientasi orang, orientasi tim, keagresifan, dan kemapanan. Variabel tergantung yang digunakan adalah kinerja pegawai Dispenkot Surabaya. Sampel yang digunakan dalam penelitian adalah 70 responden yang merupakan pegawai Dinas Pendapatan Kota Surabaya. Sedangkan model analisis yang digunakan adalah dengan menggunakan model analisis regresi berganda dengan menggunakan uji F dan uji t yang digunakan untuk melihat pengaruh yang terjadi dari variabel bebas terhadap variabel tergantungnya. Dan hasil penelitian uji F diketahui bahwa secara bersama-sama, variabel bebas berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja pegawai dengan signifikansi F < a = 0,05 dan koefisien determinasi (R square) = 50,3%. Sedangkan dari hasil penelitian uji t, diketahui bahwa hanya lima dari tujuh variabel bebas budaya organisasi yang berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, yaitu inovasi, perhatian rincian, orientasi hash, orientasi tim, dan keagresifan berpengaruh. Dan kelima variabel bebas tersebut, keagresifan merupakan variabel yang berpengaruh dominan dengan nilai standardized coefficients terbesar yaitu 0,294.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 B.119/06 Kur a
Uncontrolled Keywords: CORPORATE CULTURE; PERFORMANCE STANDARDS
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD2709-2930.7 Corporations
H Social Sciences > HG Finance > HG4001-4285 Finance management. Business finance.Corporation finance
H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM621-656 Culture
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Manajemen
Creators:
CreatorsEmail
HENY KURNIASARI, 040439443UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorHj. SITI SULASMI, Dr.,PSi.,M.,SeUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Shela Erlangga Putri
Date Deposited: 20 Nov 2006 12:00
Last Modified: 16 Jun 2017 16:39
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/8379
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item