PERBANDINGAN PREVALENSI HASIL PEMERIKSAAN HBsAg DENGAN METODE ENZYME LINKED IMMUNOSORBENT ASSAY (ELISA) PERIODE 2014 DAN 2015 PADA LABORATORIUM KLINIKA SURABAYA

CLAUDIA BUNGA YUISTITA, 151510113044 (2018) PERBANDINGAN PREVALENSI HASIL PEMERIKSAAN HBsAg DENGAN METODE ENZYME LINKED IMMUNOSORBENT ASSAY (ELISA) PERIODE 2014 DAN 2015 PADA LABORATORIUM KLINIKA SURABAYA. Tugas Akhir D3 thesis, Fakultas Vokasi.

[img] Text (Fulltext)
PKL FV AM .31 18 Yui p.pdf
Restricted to Registered users only until 2022.

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (Abstrak)
PKL FV AM .31 18 Abstrak.pdf

Download (208kB)
[img] Text (Daftar Isi)
PKL FV AM .31 18 daftar isi.pdf

Download (213kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
PKL FV AM .31 18 daftar pustaka.pdf

Download (217kB)
Official URL: http://repository.unair.ac.id

Abstract

Hepatitis B merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus Hepatitis B dan banyak ditemukan sebagai penyebab utama terjadinya kesakitan dan kematian, serta menjadi masalah kesehatan utama masyarakat di seluruh dunia. World Health Organization memperkirakan lebih dari 2 milyar penduduk dunia telah terinfeksi virus Hepatitis B. Penyakit Hepatitis B juga merupakan penyakit endemis untuk beberapa negara termasuk Indonesia dengan angka prevalensi sekitar 3-20%. Hepatitis B dapat menyebabkan penyakit kronis dan akut yang penularannya melalui 2 pola yaitu horizontal (penularan dari individu penderita Hepatitis B kepada individu lain) dan vertikal (penularan dari ibu hamil yang terinfeksi Hepatitis B kepada bayi yang dilahirkan). Penularan terjadi pada beberapa kelompok individu diantaranya petugas kesehatan, individu yang tinggal pada daerah endemis atau prevalensi Hepatitis B yang tinggi, penderita yang sering mendapat transfusi darah, homoseksual/heteroseksual, suami/istri/keluarga penderita Hepatitis B kronik, dan pecandu narkotika. Pencegahan infeksi virus Hepatitis B ada beberapa macam yaitu dengan cara parenteral, promosi kesehatan atau pendidikan kesehatan kepada masyarakat, dan imunisasi. Imunisasi bertujuan untuk memberikan kekebalan atau antibodi pada tubuh sehingga dapat menurunkan angka infeksi atau kematian yang disebabkan oleh virus Hepatitis B. Ada beberapa metode pemeriksaan untuk virus Hepatitis B, salah satunya adalah menggunakan pemeriksaan serologi yaitu Enzyme Linked Immunosorbent Assay (ELISA). ELISA merupakan metode sensitif yang menggunakan indikator enzim dan melibatkan sedikitnya satu antibodi dengan spesifisitas antigen tertentu dalam pemeriksaannya. Pemeriksaan ELISA digunakan untuk mendeteksi zat yang bersifat antigenik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan prevalensi hasil pemeriksaan HBsAg pada periode 2014 dan 2015 di Laboratorium Klinika Surabaya. Hasil analisa data yang dilakukan pada uji Mann Whitney menunjukkan p-value sebesar 0,001 yang artinya diperoleh perbedaan bermakna dalam perbandingan prevalensi hasil pemeriksaan HBsAg metode ELISA periode 2014 dan 2015 di Laboratorium Klinika Surabaya. --------------------------------------------------------- Hepatitis B is acontagious disease that caused by the Hepatitis B virus and is found as a major cause of pain and death, and also being a major public health problem in the worldwide. World Health Organization estimates that more than 2 billion people worldwide have been infected by the Hepatitis B virus. Hepatitis B disease is also an endemic disease for some countries including Indonesia with prevalence rate around 3-20%. Hepatitis B can cause chronic and acute diseases that istransmitted through 2 patterns, that are horizontal (transmission from individual with Hepatitis B to other individual) and vertical (transmission from pregnant women that infected with hepatitis B to the baby). Transmission occurs in some groups of individuals including health workers, individuals who live in endemic areas or with high prevalence rate of Hepatitis B, patients who often get blood transfusions, homosexual/heterosexual, husband/wife/family with chronic hepatitis B, and narcotics addict. Several kinds of prevention of Hepatitis B virus infectionare parenteral way, health promotion or health education to the community, and immunization. Immunization aims to provide immunity or antibodies in the body so can reduce the rate of infection or death that caused by the virus Hepatitis B. There are several examination methods for Hepatitis B virus, one of them is use serologic examination of Enzyme Linked Immunosorbent Assay (ELISA). ELISA is a sensitive method that uses enzyme indicators and involves at least one antibody with certain antigen specificity in its examination. ELISA examination is used to detect substance that is antigenic. This research aims to find out the comparison of prevalence of HBsAg examination results in the period 2014 and 2015 at the Klinika Laboratory Surabaya. The results of data analysis which conducted in Mann Whitney test showed that p-value equal to 0,001, which means the test obtained significant difference in comparison of prevalence result of HBsAg examination with ELISA method in period 2014 and 2015 at Klinika Laboratory, Surabaya.

Item Type: Thesis (Tugas Akhir D3)
Additional Information: PKL FV AM .31 18 Yui p
Uncontrolled Keywords: Hepatitis B, HBsAg, ELISA
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA960-1000.5 Medical centers. Hospitals. Dispensaries. Clinics
R Medicine > RB Pathology > RB37-56.5 Clinical pathology. Laboratory technique
Divisions: 15. Fakultas Vokasi > Departemen Kesehatan > D3 Analis Medis
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
CLAUDIA BUNGA YUISTITA, 151510113044UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorPradata, RanaUNSPECIFIED
ContributorPuspita, DiahUNSPECIFIED
Depositing User: Nurma Harumiaty
Date Deposited: 27 Jun 2019 04:11
Last Modified: 27 Jun 2019 04:11
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/84031
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item