PENGALAMAN KETIDAKPATUHAN PASIEN DIABETES MELLITUS MASYARAKAT DAYAK SAMPIT DALAM MENJALANI DIET DI POLIKLINIK DM RSUD dr. MURJANI SAMPIT STUDI FENOMENOLOGI

CICI DESIYANI, 131714153020 (2019) PENGALAMAN KETIDAKPATUHAN PASIEN DIABETES MELLITUS MASYARAKAT DAYAK SAMPIT DALAM MENJALANI DIET DI POLIKLINIK DM RSUD dr. MURJANI SAMPIT STUDI FENOMENOLOGI. Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (Abstrak)
ABSTRAK.pdf

Download (134kB)
[img] Text (daftar isi)
DAFTAR ISI.pdf

Download (185kB)
[img] Text (daftar pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (226kB)
[img] Text (fulltext)
TKP.06-19 Des p.pdf

Download (2MB)
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pendahuluan: Diet merupakan landasan utama penanganan DM Tipe 2. Permasalahan utama pasien DM dalam menjalani diet adalah ketidakpatuhan dalam menjalani diet sesuai pedoman 3J yaitu tepat Jumlah, Jadwal dan Jenis. Ketidakpatuhan pasien DM terhadap diet di dunia mencapai 50 persen bahkan lebih yang menghasilkan peningkatan komplikasi DM dan kualitas hidup yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran ketidakpatuhan pasien DM yang menjalani diet di Poliklinik DM RSUD dr. Murjani Sampit. Metode: studi ini menggunakan pendekatan kualitatif. Sebanyak 20 partisipan direkam saat wawancara mendalam menggunakan pedoman wawancara semi terstruktur. Analisis data menggunakan metode analisis Colaizzi. Hasil: hasil Analisa menunjukkan perilaku ketidakpatuhan terhadap diet dicetuskan oleh persepsi awal pasien dalam memaknai penyakit yang dipengaruhi oleh persepsi budaya yang diyakini mengenai penyebab penyakit DM tidak berhubungan dengan makanan, sehingga pemilihan manajemen penyakit DM tidak berfokus pada perubahan gaya hidup, termasuk manajemen diet dan medikasi secara beriringan, namun pasien cenderung berfokus pada upaya komplementer. Hal ini didukung oleh faktor-faktor penguat dari internal dan eksternal diri pasien terutama yang berhubungan dengan pengetahuan tentang diet DM, dan kebudayaan di masyarakat Dayak Sampit yang berhubungan dengan makanan. Pemaknaan pasien terhadap penyakit dan faktor-faktor penguat ini mengantarkan pasien pada bentuk perilaku ketidakpatuhan terhadap diet. Perilaku ini akhirnya membawa dampak komplikasi/kecatatan, ekonomi dan terhambatnya aktivitas fisik sebagai akibat lanjutan dari komplikasi. Dampak yang dialami memunculkan pemaknaan terhadap perilaku ketidakpatuhan yaitu sebagai hal yang biasa saja dan penyesalan. Pasien yang merasa biasa saja dengan perilakunya mengakibatkan ia merasa kondisi kesehatannya tidak terancam, sehingga memunculkan perilaku baru setelah pemaknaan yaitu mempertahankan perilaku ketidakpatuhan. Sebaliknya pasien yang menyesal merasa kondisi kesehatannya terancam, sehingga ia memiliki dorongan untuk melakukan perubahan perilaku menjadi patuh. Kesimpulan: Pengalaman ketidakpatuhan pasien DM terhadap diet DM merupakan proses yang berkesinambungan. Penting untuk menggali persepsi pasien terhadap penyakit, terutama terkait budaya yang diyakini sehubungan dengan penyebab penyakit sebelum pemberian intervensi. Pemberian informasi tentang menu diet hendaknya juga dapat diupayakan untuk memperhatikan unsur terkait budaya. Informasi ini dapat menjadi sumber rujukan bagi penentu kebijakan untuk menetapkan program yang tepat bagi penatalaksanaan ketidakpatuhan diet DM pada pasien DM Tipe 2.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKC KK TKP.06/19 Des p
Uncontrolled Keywords: pasien diabetes, masyarakat dayak sampit, menjalani diet
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine
Divisions: 13. Fakultas Keperawatan > Magister Keperawatan
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
CICI DESIYANI, 131714153020UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorKusnanto, Dr. , S.Kp., M. Kes.,UNSPECIFIED
ContributorTri Johan Agus Yuswanto, Dr. S. Kp, M. KepUNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email nafisa@lib.unair.ac.id
Date Deposited: 27 Jun 2019 06:34
Last Modified: 27 Jun 2019 06:34
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/84139
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item