TEKNIK MANIPULASI SUHU DALAM BUDIDAYA TERIPANG PASIR (Holothuria scabra) PADA BALAI BESAR PENGEMBANGAN DAN PENELITIAN BUDIDAYA LAUT (BBPPBL) GONDOL BALI

AZARIA PRALINGGA WARDANI, 141411131159 (2018) TEKNIK MANIPULASI SUHU DALAM BUDIDAYA TERIPANG PASIR (Holothuria scabra) PADA BALAI BESAR PENGEMBANGAN DAN PENELITIAN BUDIDAYA LAUT (BBPPBL) GONDOL BALI. Other thesis, Fakultas Perikanan dan Kelautan.

[img] Text (Fulltext)
PKL PK BP.06 18 Was t.pdf
Restricted to Registered users only until 2022.

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text (Abstrak)
PKL PK BP.06 18 Was t abstrak.pdf

Download (163kB)
[img] Text (Daftar Isi)
PKL PK BP.06 18 Was t daftar isi.pdf

Download (161kB)
[img] Text
PKL PK BP.06 18 Was t daftar pustaka.pdf

Download (173kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
PKL PK BP.06 18 Was t daftar pustaka.pdf

Download (173kB)
Official URL: http://repository.unair.ac.id

Abstract

Teripang merupakan salah satu komoditas yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Hal tersebut menyebabkan penangkapan teripang di alam bebas berlebihan. Komoditas potensial budidaya laut yang mempunyai daya saing yang tinggi antara lain teripang, lobster, sidat dan tuna untuk dikembangkan sangat menjanjikan.  Berdasarkan hal tersebut pengembangan budidaya teripang mulai dikembangkan. Lingkungan menjadi faktor utama yang memengaruhi berbagai proses fisiologis teripang. Ketidakstabilan lingkungan dapat merugikan kegiatan budidaya, maka dalam kegiatan budidaya diperlukan kemahiran untuk memanipulasi suhu. Tahapan untuk memanipulasi suhu pada teripang pasir diawali dengan seleksi induk, persiapan bak pemijahan, dan pemijahan dengan memanipulasikan suhu. Pemindahan teripang pasir dilakukan dari bak pemijahan suhu panas ke bak pemijahan suhu dingin. Pengaruh suhu terhadap pemijahan teripang pasir (Holothuria scabra) dapat dilihat melalui hasil perhitungan telur melalui rumus total perhitngan telur dan juga melalui hatching rate (HR). Hatching Rate (HR) yang didapatkan dalam teknik manipulasi suhu ini adalah 543.000 atau berkisar 59,02%. Tujuan dari Praktek Kerja Lapang (PKL) ini adalah untuk mengetahui dan mempelajari cara memanipulasi suhu dalam pemijahan teripang pasir dengan menggunakan metode kejut suhu. PKL dilakukan pada 23 Januari 2017 sampai dengan 23 Februari 2017 di Balai Basar Penelitian dan Pengembangan Budidaya Laut (BBPPBL) Gondol Bali. PKL dilakukan di BBPPBL Gondol Bali dikarenakan pada balai tersebut terdapat budidaya teripang pasir. --------------------------------------------------------- Sea cucumber is one of commodities with high demand which obviously affects on high income. As a result, it causes overfishing of the sea cucumber in the nature. Therefore, to cultivate the amounts of the sea cucumber, the appropirate knowledge is needed. However, aquaculture is need to be manipulated so that the process of developing sea cucumber would soon get better. The environment becomes the main factor of several rocess that affect to physiological of sea cucumber. The unstable environment can disadvantage cultivation activities, so in cultivation required expertise for manipulation of temperature. The stage of the manipulation begins with broodstock selection, prepare the spawning tub’s, then inducing the spawning. The spawning manipulation uses a thermal shock method. Displacement of sea cucumber from hot spawning tub to cold spawning tub. The influence of the temperature of against sandfish spawning able to be seen through calculation eggs based on the formula of total calculation eggs and hatching rate (HR). Hatching rate (HR) acquired in manipulation of temperature is 543.000 or about 59,02%. The aim of the Practice Field is to know and learn how to manipulating sea cucumber aquaculture with thermal shock method. The Practice Field was conducted from January, 23rd until February 23rd 2017 on Development and Research of Marine Aquaculture Gondol, Bali.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: KKC PKL PK BP.06 18 Was t
Uncontrolled Keywords: Budidaya Teripang Pasir, Holothuria scabra
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH201-399 Fisheries > SH327.5-327.7 Fishery resources. Fishery conservation
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Budidaya Perairan
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
AZARIA PRALINGGA WARDANI, 141411131159UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorTjahjaningsih, WahjuUNSPECIFIED
Depositing User: Nurma Harumiaty
Date Deposited: 28 Jun 2019 07:12
Last Modified: 01 Jul 2019 03:21
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/84333
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item