PENGEMBANGAN INSTRUMEN KEBIJAKAN DALAM PENERAPAN UU NO. 1 TAHUN 1974 TENTANG PERKAWINAN UNTUK MENGURANGI PRAKTEK PERKAWINAN DI BAWAH UMUR DI KABUPATEN SAMPANG

Lutfia Nurul Hidayati, 071714353007 (2019) PENGEMBANGAN INSTRUMEN KEBIJAKAN DALAM PENERAPAN UU NO. 1 TAHUN 1974 TENTANG PERKAWINAN UNTUK MENGURANGI PRAKTEK PERKAWINAN DI BAWAH UMUR DI KABUPATEN SAMPANG. Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (Abstrak)
TKP. 05-19 Hid p Abstrak.pdf

Download (74kB)
[img] Text (Daftar Isi)
TKP. 05-19 Hid p Daftar Isi.pdf

Download (43kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
TKP. 05-19 Hid p Daftar Pustaka.pdf

Download (87kB)
[img] Text (Fulltext)
TKP. 05-19 Hid p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Perkawinan dibawah umur merupakan salah satu permasalahan sosial di Indonesia. Berdasar data dari Badan Pusat Statistik Indonesia, Kabupaten Sampang termasuk salah satu wilayah yang memiliki angka perkawinan dibawah umur cukup tinggi. Peraturan tentang batas minimal usia perkawinan sudah tecantum dengan jelas pada UU No. 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan, namun pada kenyataannya UU ini masih belum diterapkan secara efektif. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui instrumen apa saja yang digunakan oleh Pemerintah Kabupaten Sampang dalam melaksanakan UU No. 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan. Kemudian bagaimana penerapan instrumen kebijakan tersebut dilaksanakan. Selanjutnya peneliti ingin mengetahui Pengembangan Instrumen Kebijakan apa yang diperlukan dalam rangka melaksanakan UU No. 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan untuk mengurangi praktek perkawinan di bawah umur. Hasil penelitian ini menunjukkan 3 (tiga) hal. Pertama, intrumen kebijakan yang digunakan dalam pelaksanaan UU No. 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan adalah family and community, information and exhortation, dan Regulation.Kesimpulan penelitian ini adalah penggunaan intrumen kebijakan yang belum maksimal dijalankan menyebabkan masih banyaknya praktek perkawinan di bawah umur di Kabupaten Sampang. Oleh karena itu diperlukan pengembangan instrumen berupa “familly and community”, dan “regulasi”. Familly and community berupa sosialisasi kepada orang tua, tokoh agama, dan masyarakat. Sedangkan regulasi dalam bentuk aturan tertulis dari Pemerintah Kabupaten Sampang berupa Peraturan Daerah.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK-2 TKP. 05-19 Hid p
Uncontrolled Keywords: Pengembangan Instrumen,Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan, Praktek Perkawinan di Bawah Umur
Subjects: H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman > HQ1-2044 The Family. Marriage. Women > HQ503-1064 The family. Marriage. Home > HQ1001-1006 The state and marriage
K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3154-3370 Constitutional law > K3220 Public policy
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Lutfia Nurul Hidayati, 071714353007UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorErna Setijaningrum, Dr., S.IP., M.SiUNSPECIFIED
ContributorAntun Mardiyanta, Dr., Drs., M.AUNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 04 Jul 2019 08:36
Last Modified: 12 Dec 2019 02:24
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/84573
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item