PREDIKSI KEBANGKRUTAN PERUSAHAAN MANUFAKTUR GO PUBLIC DI BURSA EFEK JAKARTA. DENGAN MENGGUNAKAN ANALISIS DISKRIMINAN (PERIODE TAHUN 1997-2002)

MUHAMMAD ABRARIANSYAH NOTARIO, 049812115 E (2005) PREDIKSI KEBANGKRUTAN PERUSAHAAN MANUFAKTUR GO PUBLIC DI BURSA EFEK JAKARTA. DENGAN MENGGUNAKAN ANALISIS DISKRIMINAN (PERIODE TAHUN 1997-2002). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRACT)
gdlhub-gdl-s1-2008-notariomuh-5950-b26005-k.pdf

Download (399kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2008-notariomuh-5950-b26005-min.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Keputusan investasi berikaitan dengan dua hal yang tidak dapat dipisahkan yaitu resiko dan keuntungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan indikator keuangan yaitu rasio-rasio kcuangan yang terdiri dari likuiditas, solvabilitas, aktivitas dan profitabilitas dalam memprediksi perusahaan yang mengelami kebangkrutan dan perusahaan yang sehat, dan rasio apa yang paling signifikan dalam menentukan kesehatan perusahaan. Dari penelitian ini diharapkan pelaku pasar atau investor dapat mengetahui resiko-resiko terhadap keputusan investasi yang akan dipilihnya. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar sebagai perusahaan go public di Bursa Efek Jakarta dengan periode pengamatan antara tahun 1997-2002. Teknik analisa yang digunakan adalah pendekatan analisis diskriminan, dengan mencari persamaan linier yang merupakan fungsi prediksi dari nilai peramalan perusahaan yang diteliti apakah sebagai perusahaan dalam kategori bangkrut atau sehat. Selain itu akan dicari nilai canonical correlation yang bertujuan untuk mengetahui nilai loading factor dari masing-masing variabel. Hasil pembuktian hipotesis dengan menggunakan pendekatan univariate disimpulkan bahwa variabel diskriminator pada tahun 1997 adalah ROA dengan talks Lambda 0,606, dan NPM dengan nilai Wilks Lambda sebesar 0,834. Pada tahun 1998 adalah ROA dengan nilai Wilks lambda 0,655, OPM dengan nilai Wilks lambda sebesar 0,882, DR dengan nilai Wilks Lambda 0,700. Pada tahun 1999 adalah ROA dengan nilai Wilks Lambda sebesar 0,652, CR dengan nilai Wilks Lambda 0,696, QR dengan nilai Wilks Lambda sebesar 0,742, dan DER dengan nilai Wilks Lambda sebesar 0,975. pada tahun 2000 adalah ROE dengan nilai Wilks Lambda sebesar 0,741, ROE dengan nilai Wilks Lambda sebesar 0,765, DR dengan nilai Wilks Lambda sebesar 0,82 dan DER dengan nilai Wilks Lambda sebesar 0,861. Pada tahun 2001 variabel diskriminator adalah ROA, ROE, dan OPM. Scdangkan pada tahun 2002 variabel diskriminator perusahaan sehat dan bangkrut adalah ROA, ROE, OPM, NPM dan DER. Hasil uji Multivariate menunjukkan bahwa variabel-variabel yang masuk dalam fungsi diskriminan mampu membedakan perusahaan sehat dan perusahaan bangkrut. Nilai Wilks Lambda Multivariate yang ditranformasi ke nilai Chi Square dengan signifikansi di bawah 5 %. Kekuatan asosiasi variabel diskriminator yang di dapatkan dari analisis mempunyai kekuatan pembeda yang sangat kuat, hal itu bisa dilihat dari nilai canonical correlation yang mendekati satu dan nilai canonical correlation square yang di atas 50 %. Tingkat akurasi prediksi fungsi diskriminan terhadap klasifikasi perusahaan untuk tahun 1997 mencapai 88,9 persen begitu Pula tahun 1999. tahun 1999 tingkat akurasi prediksi mencapai 94,4 persen, tahun 2000 akurasi mencapai 91,2 persen, tahun 2001 mencapai 91,4 persen dan tahun 2002 mencapai 97,1 persen.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 B. 260/05 Not p
Uncontrolled Keywords: STOCK EXCHANGES - DATA PROCESSING
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD9720-9975 Manufacturing industries
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Creators:
CreatorsEmail
MUHAMMAD ABRARIANSYAH NOTARIO, 049812115 EUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorProf. DR. Amiruddin Umar, SEUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Fariddio Caesar
Date Deposited: 04 Feb 2008 12:00
Last Modified: 19 Jun 2017 21:05
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/8502
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item