EKSTERNALITAS ANTAR PROVINSI KAWASAN BARAT DAN PROVINSI KAWASAN TIMUR DI INDONESIA

RINI, 049816113 (2005) EKSTERNALITAS ANTAR PROVINSI KAWASAN BARAT DAN PROVINSI KAWASAN TIMUR DI INDONESIA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2008-rini-5974-c5105-k.pdf

Download (323kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2008-rini-5974-c5105.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Selama pemerintah orde barn srategi pembangunan ekonomi lebih banyak berorientasi ke stabilisasi dan pertumbuhan ekonomi daripada pemerataan pembangunan. Pincangnya orientasi kebijakan pembangunan ini terjadi karena ekonom pemerintah di masa itu menyusun kebijakan ekonominya atas dasar "Trickle Down Hypothesis". Konsekuensi dari srategi pembangunan yang pincang ialah munculnya disparitas pendapatan antar wilayah di Indonesia, tetapi beberapa riset telah menunjukkan terjadinya konvergensi atau kecenderungan menuju pemerataan antara provinsi – provinsi di KTI dan provinsi di KBL Dengan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada eksternalitas positif antar provinsi KBI (Kawasan Barat Indonesia) terhadap provinsi KTI (Kawasan Timur Indonesia) ? Sejumlah faktor yaitu PDRB per kapita provinsi i, pertumbuhan penduduk rata- rata provinsi rasio investasi domestik terhadap PDRB di provinsi i, pengeluaran pemerintah perkapita provinsi 4 educational attaiment, variabel kontrol untuk mendeteksi keberadaan spillover effects antar provinsi di KBI,dan variabel kontrol untuk mendeteksi keberadaan spillovers effects antara provinsi – provinsi KBI ke provinsi – provinsi KTI diteliti pengaruhnya terhadap pertumbuhan rata- rata per kapita provinsi i. Hubungan antara variabel penelitian diuji berdasarkan model regresi yang koefisiennya diestimasi dengan metode Ordinary Least Square (OLS) mengikuti Barro (1991) Hasil penelitian ini tidak dapat menemukan bukti yang signifikan secara statistik mengenai keberadaan eksternalitas positif antar kawasan di Indonesia . Sebaliknya penelitian ini menemukan adanya eksternalitas negatif dari KBI ke KTI dan antar provinsi – provinsi di KTI. Berdasarkan hasil penelitian ini diajukan saran yakni dengan ditemukannya eksternalitas negatif antar kawasan di Indonesia, maka pemerintah dapat menggunakan teori ekonomi mengenai eksternalitas negatif. Dengan logika yang sama pemerintah dapat mengatasi eksternalitas negatif antar kawasan ini dengan menaikkan pajak nasional yang kemudian mendistribusikannya kepada program-program ekonomi untuk mempercepat pertumbuhan provinsi-provinsi di KTI.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 C 51/05 Rin e
Uncontrolled Keywords: EXTERNALITIES (ECONOMICS); INDONESIA - ECONOMIC CONDITIONS
Subjects: H Social Sciences > HC Economic History and Conditions > HC94-1085 By region or country
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Creators:
CreatorsEmail
RINI, 049816113UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorProf. Dr. Soedjono Albaraja, -UNSPECIFIED
Depositing User: Tn Fariddio Caesar
Date Deposited: 07 Feb 2008 12:00
Last Modified: 29 Jul 2016 02:30
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/8516
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item