PENGARUH PERBEDAAN BOBOT TALLUS TERHADAP PERTUMBUHAN Sargassum duplicatum DENGAN KANDUNGAN MAKRO MINERAL MAGNESIUM (Mg) TERTINGGI PADA MEDIA KULTUR TEKNIS

AINI MUSTAGHFIROH, 141511133112 (2019) PENGARUH PERBEDAAN BOBOT TALLUS TERHADAP PERTUMBUHAN Sargassum duplicatum DENGAN KANDUNGAN MAKRO MINERAL MAGNESIUM (Mg) TERTINGGI PADA MEDIA KULTUR TEKNIS. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (Ringkasan)
PK.BP. 106-19 Mus p Ringkasan.pdf

Download (128kB)
[img] Text (Daftar Isi)
PK.BP. 106-19 Mus p Daftar Isi.pdf

Download (130kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
PK.BP. 106-19 Mus p Daftar Pustaka.pdf

Download (267kB)
[img] Text (Fulltext)
PK.BP. 106-19 Mus p.pdf
Restricted to Registered users only until 18 July 2022.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Rumput laut merupakan sumber utama penghasil alginat dan karaginan yang banyak dimanfaatkan dalam industri makanan, kosmetik, farmasi, industry dan pengalengan ikan, hal ini menjadikan rumput laut sebagai salah satu penghasil produk perikanan terbesar di dunia di tahun 2015. Sargassum merupakan salah satu spesies rumput laut yang termasuk dalam kelas phaeophyceae atau alga coklat. Rumput laut jenis ini memiliki sebaran luas dan bervariasi. (Yulianto et al., 2010). Komposisi media sangat menentukan keberhasilan teknik kultur jaringan. Salah satu komponen media yang sangat diperlukan adalah zat pengatur tumbuh. Penggunaan pupuk seperti urea, EDTA, MgSO4, ZA, TSP dan Vitamin B12 dapat dijadikan alternatif sebagai bahan dasar pembuatan media kultur teknis. Magnesium merupakan salah satu mineral yang ada di dalam klorofil, yaitu yang digunakan oleh tumbuhan hijau untuk fotosintesis. (Murugaiyan dan Narasimman, 2013). Selain sebagai unsur yang membantu proses fotosintesis, magnesium juga berfungsi dalam penyerapan zat-zat hara oleh tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan bobot tallus terhadap pertumbuhan Sargassum duplicatum dengan kandungan magnesium tertinggi pada media kultur teknis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental dan Analisa data menggunakan ANOVA yang dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan dengan bobot 1,1 g adalah perlakuan terbaik baik dari segi nilai GR, SGR maupun kandungan klorofil-a.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK PK.BP. 106-19 Mus p
Uncontrolled Keywords: Perbedaan Bobot Tallus, Pertumbuhan Sargassum duplicatum, Kandungan Makro Mineral (Mg) Tertinggi, Media Kultur Teknis.
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH201-399 Fisheries
S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH201-399 Fisheries > SH365-380.92 Shellfish fisheries. Shellfish culture
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan
Creators:
CreatorsEmail
AINI MUSTAGHFIROH, 141511133112UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorMochammad Amin Alamsjah, Prof., Ir., M.Si., Ph.D.UNSPECIFIED
ContributorAgustono, Ir., M.Kes.UNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 18 Jul 2019 06:54
Last Modified: 18 Jul 2019 06:54
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/85204
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item