PELAPORAN DAN PENGGUNAAN BIAYA KUALITAS DALAM UPAYA PERBAIKAN KUALITAS PADA PT X

ELIS JULAEHA, 040234701 (2009) PELAPORAN DAN PENGGUNAAN BIAYA KUALITAS DALAM UPAYA PERBAIKAN KUALITAS PADA PT X. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2008-julaehaeli-6214-a24607-k.pdf

Download (322kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2008-julaehaeli-6214-a24607.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Setiap pelaku bisnis yang ingin memenangkan persaingan akan memberikan perhatian penuh terhadap kualitas. Hal tersebut disebabkan kualitas akan berdampak positif terhadap biaya produk dan pendapatan. Biaya kualitas dapat mencerminkan kualitas suatu produk perusahaan, dan dapat dijadikan sebuah pelaporan. Pelaporan biaya kualitas dapat dijadikan pedoman untuk memantau sekaligus mengontrol dan pengendalian terhadap biaya kualitas dalam upaya perbaikan kualitas. Biaya kualitas adalah biaya yang berkaitan dengan pencegahan, pengindentifikasian, perbaikan dan pembetulan produk yang berkualitas rendah. PT X yang bergerak di bidang alat komponen elektronik, belum menerapkan pelaporan biaya kualitas, oleh karena itu perlu untuk menerapkan pelaporan biaya kualitas sebagai satu sarana memperbaiki kualitas setiap tahunnya sesuai dengan motto PT X adalah "Quality First, Customer First". Hasil penelitian biaya kualitas pada PT X selama tiga tahun berturut-turut yaitu tahun 2003 sebesar 16,05%, tahun 2004 sebesar 16,21% dan tahun 2005 sebesar 8,77%. Hal ini menunjukkan masih tingginya biaya kualitas dibandingkan standar biaya kualitas yang ditetapkan oleh para ahli yaitu sebesar 2,5%. Pola distribusi biaya kualitas terbesar tahun 2003 yaitu pada biaya kegagalan internal sebesar 67,52%, biaya pencegahan sebesar 28,12%, biaya penilaian sebesar 4,18% dan biaya kegagalan eksternal sebesar 0,18%. Untuk tahun 2004 distribusi biaya kualitas terbesar masih pada kegagalan internal 69,21%, biaya pencegahan 26,68%, biaya penilaian 3,95% dan biaya kegagalan eksternal 0,16%. Untuk tahun 2005 biaya kegagalan internal 74,86%, biaya pencegahan 20,63%, biaya penilaian 4,27% dan biaya kegagalan eksternal 0,24%. Besarnya kegagalan internal disebabkan masih banyaknya sisa bahan dalam proses produksi. Bila dilihat dari nilai nominal, biaya kualitas PT X semakin meningkat dari tahun ke tahun, namun dalam jumlah prosentase semakin menurun dan diharapkan dapat menjadi implikasi yang baik dalam upaya perbaikan kualitas. Dengan adanya pelaporan biaya kualitas dapat diketahui besarnya biaya kualitas yang dapat digunakan sebagai alat untuk memantau biaya kualitas itu sendiri dalam upaya perbaikan kualitas pada PT X.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 A. 246/07 Jul p
Uncontrolled Keywords: TOTAL QUALITY MANAGEMENT; COST ACCOUNTING; QUALITY CONTROL
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5546-5548.6 Office management
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Creators:
CreatorsEmail
ELIS JULAEHA, 040234701UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorDian Agustia, SE., M.Si., AkUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Fariddio Caesar
Date Deposited: 26 Feb 2008 12:00
Last Modified: 29 Jul 2016 03:14
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/8522
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item