NEUROGENIC MODULATION BY NEUROKININ-1 RECEPTOR ANTAGONIST, CP-96,345 TOINHIBIT RHEUMATOID ARTHRITIS DEVELOPMENT IN ADJUVANT INDUCED ARTHRITISRAT MODEL

Yuyun Wirasasmita and Mahardian Rahmadi, NIDN. 0014038102 and Imam Susilo, NIDN. 0010086503 and Junaidi Khotib (2016) NEUROGENIC MODULATION BY NEUROKININ-1 RECEPTOR ANTAGONIST, CP-96,345 TOINHIBIT RHEUMATOID ARTHRITIS DEVELOPMENT IN ADJUVANT INDUCED ARTHRITISRAT MODEL. Folia Medica Indonesiana, 52 (2). pp. 87-93. ISSN 2355-8393

[img] Text (FULLTEXT)
C23.pdf

Download (4MB)
[img] Text (PEER REVIEW)
Validasi C-23.pdf

Download (1MB)
Official URL: https://e-journal.unair.ac.id/FMI/article/view/521...

Abstract

Rheumatoid arthritis (RA) adalah bentuk kronis peradangan persisten. Sementara itu, substansi P adalah neuropeptida yang palingterkait dalam inflamasi neurogenik dan hiperalgesia umumnya ditemukan dalam penyakit kronis. Substansi P bertindak sebagaipengikat neurokinin-1 reseptor. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi efek dari neurokinin-1 antagonis reseptor (CP-96345)pada model tikus induksi artritis, yang diinduksi oleh Complete Freund Adjuvant (CFA). Tujuannya adalah untuk melemahkaninflamasi neurogenik yang pada gilirannya akan meningkatkan waktu latency hiperalgesia respon, menurunkan ekspresi neurokinin-1 reseptor, dan menghambat perkembangan RA dalam model tikus AIA. Tikus intra-articularly disuntik dengan CFA 1 jam setelahadministrasi CP-96345 baik dengan 0,63 ug / gr; 1,25 ug / gr; atau 2,5 mg / gr juga intra articularly. Pengukuran Caliper dan ujihot-plate dilakukan pada hari 0, 3, 5, 7, 9, 11, dan hari 13. Ekspresi neurokinin-1 reseptor di jaringan sendi dievaluasi olehimunohistokimia, dan RA kemajuan dalam jaringan sendi yang diamati hystopathologically. CP-96345 sebesar 2,5 ug / grsignificantly meningkatkan latency dari hiperalgesia waktu respon pada tikus CFA diinduksi (p = 0,044) dan menurunkanneurokinin-1 ekspresi reseptor di jaringan sendi (p = 0,029) dibandingkan dengan CFA diinduksi tikus. Tidak ada perbedaansignificantuntuk pengukuran caliper dan kemajuan RA antara CFA incduced tikus dan kelompok perlakuan. Meyakinkan, CP-96345meningkatkan latency waktu respon hiperalgesia dan mengurangi NK-1 ekspresi reseptor di tikus bersama tapi tidak bisamenghambat perkembangan RA.(FMI 2016;52:87-93)

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: CP-96345, rheumatoid arthritis, hiperalgesia, neurokinin-1, CFA
Subjects: R Medicine
R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: 05. Fakultas Farmasi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Yuyun WirasasmitaUNSPECIFIED
Mahardian Rahmadi, NIDN. 0014038102UNSPECIFIED
Imam Susilo, NIDN. 0010086503imam-susilo@fk.unair.ac.id
Junaidi KhotibUNSPECIFIED
Depositing User: Mr M. Fuad Sofyan
Date Deposited: 16 Aug 2019 01:17
Last Modified: 16 Aug 2019 01:17
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/85357
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item