KEABSAHAN PENENTUAN JAMINAN ASET BUMN DALAM RANGKA PEMBERIAN PINJAMAN OLEH PEMERINTAH

M. IMRON ROSYADI, 031511133236 (2019) KEABSAHAN PENENTUAN JAMINAN ASET BUMN DALAM RANGKA PEMBERIAN PINJAMAN OLEH PEMERINTAH. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (ABSTRAK)
FH. 191-19 Ros k ABSTRAK.pdf

Download (615kB)
[img] Text (DAFTAR ISI)
FH. 191-19 Ros k DAFTAR ISI.pdf

Download (507kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
FH. 191-19 Ros k DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (547kB)
[img] Text (FULLTEXT)
FH. 191-19 Ros k.pdf
Restricted to Registered users only until 12 August 2022.

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pengelolaan pembiayaan merupakan salah satu alternatif Pemeritnah dalam mengatasi defisit APBN. Pengelolaan pembiayaan harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab sesuai prinsip good financial governance. Pembiayaan tersebut salah satunya dapat dimanfaatkan dengan meneruspinjamkan kepada BUMN untuk melaksanakan program prioritas pembangunan nasional terutama percepatan pembangunan infrastruktur. Pemberian pinjaman kepada BUMN berdasarkan perjanjian komersial. Pemerintah dituntut untuk dapat mengelola pemberian pinjaman tersebut guna memastikan bahwa dana yang dipinjamkan kepada BUMN dapat dibayarkan kembali serta program pembangunan nasional dapat terlaksana dengan baik. Rumusan masalah dalam penelitian ini keabsahan penentuan jaminan aset BUMN oleh Pemerintah dalam pemberian pinjaman kepada BUMN dan Upaya Pemerintah untuk mengurangi risiko gagal bayar dalam pemberian pinjaman kepada BUMN. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa Pemerintah tidak mempunyai keabsahan dalam tindakannya untuk mesyaratkan aset BUMN untuk dijadikan jaminan dalam pemberian pinjaman kepada BUMN. Hal ini karena Pemerintah tidak mempunyai kewenangan untuk bertindak berdasarkan peraturan perundang-undangan terkait. Upaya-upaya yang dapat ditempuh Pemerintah dalam mengurangi risiko kegagalan pembayran kembali pinjaman oleh BUMN dibagi menjadi upaya preventif dan upaya represif. Upaya preventif berupa penerapan sikap kehati-hatian dalam setiap tahap pelaksanaan pemberian pinjaman serta kewenangan untuk melakukan penilaian, pengawasan, serta evaluasi terhadap pelaksanaan pemberian pinjaman kepada BUMN. Upaya represif berupa pengenaan denda administrasi serta penerapan sanksi pidana.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FH. 191-19 Ros k
Uncontrolled Keywords: keuangan negara, penerusan pinjaman, aset BUMN
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K1000-1395 Commercial law > K1024-1132 Commercial contracts > K1094-1096 Loan of money
Divisions: 03. Fakultas Hukum
Creators:
CreatorsEmail
M. IMRON ROSYADI, 031511133236UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorRR HERINI SITI AISYAH, '0025126902UNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 12 Aug 2019 11:35
Last Modified: 12 Aug 2019 11:35
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/85769
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item