Gambaran histopatologi penyembuhkan luka pencabutan gigi pada makrofag dan neovaskular dengan pemberian getah batang pisang ambon

Hendrik Setia Budi, NIDN. 0010067204 and Pratiwi Soesilowati and Zhafirah Imanina, 021311133052 (2017) Gambaran histopatologi penyembuhkan luka pencabutan gigi pada makrofag dan neovaskular dengan pemberian getah batang pisang ambon. Majalah Kedokteran Gigi Indonesia, 3 (3). ISSN 2460-0164

[img] Text (SIMILARITY)
jurnal 17 Gambaran histopatologi penyembuhkan luka pencabutan gigi pada makrofag dan neovaskular dengan pemberian getah batang pisang ambon.pdf

Download (3MB)
[img] Text (ARTIKEL)
Gambaran histopatologi penyembuhkan .pdf
Restricted to Registered users only

Download (802kB) | Request a copy
[img] Text (VALIDASI)
pereview 17.pdf

Download (2MB)
Official URL: https://jurnal.ugm.ac.id/mkgi

Abstract

Pembekuan darah sangat penting pada proses awal penyembuhan luka. Bekuan darah akan segera diisi oleh jaringan granulasi yang berasal dari induksi faktor pertumbuhan. Ekspresi platelet derived growth factors (PDGF)-BB yang diinduksi oleh pemberian gel ekstrak getah batang pisang ambon (Musa paradisiaca var. sapientum) dapat menunjukkan terjadinya peningkatan proliferasi fibroblas. Makrofag dan neovaskular sangat menunjang fase awal penyembuhan. Tujuan penelitian ini untuk membuktikan bahwa pemberian gel ekstrak getah batang pisang ambon (GEGPA) dapat meningkatkan jumlah makrofag dan neovaskular pada penyembuhan luka soket. Tikus strain Wistar sebanyak 36 ekor digunakan pada penelitian ini yang terbagi menjadi 3 kelompok. Semua tikus dilakukan pencabutan gigi pada insisive kiri mandibula. Kelompok pertama sebagai kontrol, pada soket diberi gel hidroksipropil metil selulosa (HPMC) 4%, kelompok kedua diberi GEGPA 60%, dan kelompok ketiga diberi gelatin sponge. Tikus dikorbankan pada hari ke-3 dan 5 untuk pemeriksaan histopatologi neovaskular dan makrofag pada soket. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna terhadap kelompok kontrol pada jumlah neovaskular dan makrofag soket pada hari ke-3 (p<0,05). Tidak ditemukan perbedaan yang bermakna pada jumlah neovaskular dan makrofag hari ke-5 (p>0,05). Disimpulkan bahwa pemberian GEGPA 60% dapat mempercepat penyembukan luka pencabutan gigi melalui peningkatan jumlah makrofag dan neovaskular.

Item Type: Article
Subjects: R Medicine
R Medicine > RK Dentistry
Divisions: 02. Fakultas Kedokteran Gigi > Oral Biology
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Hendrik Setia Budi, NIDN. 0010067204UNSPECIFIED
Pratiwi SoesilowatiUNSPECIFIED
Zhafirah Imanina, 021311133052UNSPECIFIED
Depositing User: Rudy Febiyanto
Date Deposited: 28 Aug 2019 02:26
Last Modified: 28 Aug 2019 02:26
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/85941
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item