ANALISIS KONTRIBUSI OUTPUT PRODUKSI SEKTORAL TERHADAP PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO KABUPATEN JOMBANG TAHUN 1998-2003

RIZKY EKA SAPUTRA, 040117206 (2006) ANALISIS KONTRIBUSI OUTPUT PRODUKSI SEKTORAL TERHADAP PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO KABUPATEN JOMBANG TAHUN 1998-2003. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2006-saputrariz-2845-c33_06.pdf

Download (162kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2006-saputrariz-2845-c33_06.pdf

Download (4MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Ketimpangan pertumbuhan sektoral dan kurang meratanya pertumbuhan ekonomi daerah merupakan suatu masalah yang dapat menghambat proses pembangunan ekonomi di negara-negara berkernbang. Indonesia sebagai salah satu negara berkembang tidak lepas dari permasalahan ini. Perbedaan potensi dan keungguluan komparatif yang dimiliki tiap-tiap daerah menyebabkan tiap-tiap daerah juga harus mengambil kebijaksanaan pernbangunan yang berbeda pula. Penulisan skripsi ini bertujuan untuk menentukan sektor atau sub sektor terpilih atau yang disebut sebagai leading sector yang dapat dijadikan prioritas pembangunan sehingga dapat diambil suatu kebijaksanaan pembangunan yang tepat untuk mengurangi ketimpangan yang ada. Obyek penelitian kali ini hanya difokuskan di Kabupaten Jombang sebagai salah satu Daerah Tingkat II Propinsi Jawa Timur. Hal ini dilakukan dengan tujuan agar hasil penelitian dapat lebih terfokus sehingga akan didapatkan gambaran yang jelas tentang kegiatan perekonomian di Kabupaten, Jombang. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis location quotients (LQ) dan shift share. Analisis LQ digunakan untuk mengetahui seberapa besar peranan tiap sektor atau sub sektor di Kabupaten Jombang terhadap Jawa Timur sehingga dapat diketahui sektor apa saja yang termasuk sektor basis ataupun non basis. Analisis shift share digunakan untuk mengetahui apakah pertumbuhan sektor atau sub sektor di Kabupaten Jombang cenderung mendorong atau justru menghambat pertumbuhan di tingkat propinsi serta untuk mengetahui apakah sektor atau sub sektor di Kabupaten Jombang tumbuh lebih cepat dibandingkan sektor atau sub sektor yang sama di daerah lain dan Jawa Timur. Hasil dari kombinasi kedua teknik analisis yang digunakan pada tahun 1998-2003 menunjukkan bahwa Kabupaten Jombang tidak memiliki sektor yang dapat diprioritaskan pembangunannya. Hal ini dikarenakan tidak ada satu sektor pun yang merupakan sektor basis dan memiliki nilai PS dan DS yang positif. Sedangkan untuk tingkat sub sektor, terdapat sub sektor perdagangan yang merupakan leading sector yang dapat diprioritaskan pembangunannya. Kabupaten Jombang juga memiliki sektor atau sub sektor basis yang pertumbuhannya cenderung dapat mendorong pertumbuhan di tingkat propinsi. Sektor atau sub sektor tersebut antara lain sektor keuangan, persewaan dan jasa perusahaan, sub sektor perdagangan dan sub sektor komunikasi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 C. 33/06 Sap a
Uncontrolled Keywords: ECONOMIC INDICATORS, ECONOMIC DEVELOPMENT
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3820-3836 Economic constitution, policy, planning, and development
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Ekonomi Pembangunan
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
RIZKY EKA SAPUTRA, 040117206UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorBUSTANI BERACHIM, Drs. Ec. H.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Luluk Lusiana
Date Deposited: 14 Nov 2006 12:00
Last Modified: 11 Sep 2016 14:41
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/865
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item