Efek Lactobacillus plantarum terhadap Imunoglobulin E Serum Total dan Indeks Scoring Atopic Dermatitis (SCORAD) Pasien Dermatitis Atopik Anak

Renata Prameswari, 010980417 and Linda Astari and Afif Nurul Hidayati, NIDN8855610016 and Cita Rosita Prakoeswa, NIDN. 8865610016 (2017) Efek Lactobacillus plantarum terhadap Imunoglobulin E Serum Total dan Indeks Scoring Atopic Dermatitis (SCORAD) Pasien Dermatitis Atopik Anak. Berkala Ilmu Kesehatan Kulit Dan Kelamin, 29 (2). pp. 91-97. ISSN 1978-4279

[img] Text (Artikel)
Efek Lactobacillus plantarum terhadap Imunoglobulin E Serum Total dan.pdf

Download (444kB)
[img] Text (Peer Review)
Efek Lactobacillus plantarum.pdf

Download (2MB)
[img] Text (Similarity)
Efek Lactobacillus plantarum terhadap Imunoglobulin E Serum Total dan_compressed.pdf

Download (1MB)
Official URL: https://e-journal.unair.ac.id/BIKK/article/view/55...

Abstract

Latar Belakang: Prevalensi dermatitis atopik (DA) anak menunjukkan peningkatan selama beberapa dekade terakhir. Ketidakseimbangan sel T-helper (Th)1 dan Th2 diduga memengaruhi kadar imunoglobulin (Ig) E, yang juga memengaruhi indeks Scoring Atopic Dermatitis (SCORAD). Pendekatan terapi yang ada hanya meredakan gejala DA, probiotik diharapkan dapat memperbaiki ketidakseimbangan tersebut. Lactobacillus plantarum (LP) merupakan probiotik yang memenuhi kriteria probiotik dan aman digunakan pada manusia. Tujuan: Mengevaluasi efek terapi Lactobacillus plantarum (LP) terhadap Ig E serum total dan indeks SCORAD dalam pengobatan DA anak. Metode: Uji klinis acak terkontrol tersamar ganda terhadap 22 pasien, dilakukan randomisasi untuk mendapatkan LP atau plasebo selama 12 minggu ditambah 2 minggu periode wash-out di Divisi Dermatologi Anak Unit Rawat Jalan (URJ) Kesehatan Kulit dan Kelamin RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Kadar IgE serum total dan indeks SCORAD dievaluasi sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: Dua belas (12) subjek kelompok LP dan 10 subjek kelompok plasebo dapat menyelesaikan studi. Tidak didapatkan perbedaan bermakna rerata kadar IgE total kelompok LP dan plasebo pada akhir studi, masing-masing 504,533 ± 415,686 IU/ml dan 909,580 ± 885,051 IU/ml (p=0,117). Rerata penurunan indeks SCORAD pada kelompok LP lebih besar dibandingkan plasebo dengan perbedaan bermakna, masing-masing 36,784 ± 8,705 dan 26,860 ± 5,021 (p= 0,000). Simpulan: Pemberian LP tidak menunjukkan perbedaan bermakna dalam hal penurunan kadar IgE serum total dibandingkan kelompok kontrol, namun menyebabkan penurunan indeks SCORAD yang lebih besar pada kelompok yang menerima LP dibandingkan kelompok kontrol. LP dapat dipertimbangkan sebagai terapi tambahan pada DA.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: atopic dermatitis, immunology, probiotic, Lactobacillus plantarum
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RL Dermatology
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Ilmu Penyakit Kulit
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Renata Prameswari, 010980417UNSPECIFIED
Linda AstariUNSPECIFIED
Afif Nurul Hidayati, NIDN8855610016afif_nurulhidayati@fk.unair.ac.id
Cita Rosita Prakoeswa, NIDN. 8865610016UNSPECIFIED
Depositing User: hanif kurniawan
Date Deposited: 24 Sep 2019 08:36
Last Modified: 24 Sep 2019 08:36
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/86811
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item