SINTESIS SENYAWA N-(4-HIDROKSIFENIL)-4-NITROBENZAMIDA DAN UJI AKTIVITAS ANALGESIK TERHADAP MENCIT (Mus musculus)

MOCH SAUFI BIN JAULIN, 050710334 (2014) SINTESIS SENYAWA N-(4-HIDROKSIFENIL)-4-NITROBENZAMIDA DAN UJI AKTIVITAS ANALGESIK TERHADAP MENCIT (Mus musculus). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2014-jaulinmohd-31989-5.ringk-.pdf

Download (159kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
SINTESIS SENYAWA N-(4-HIDROKSIFENIL)-4-NITROBENZAMIDA DAN UJI AKTIVITAS ANALGESIK TERHADAP MENCIT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pada penelitian ini dilakukan sintesis dan uji aktivitas analgesik pada mencit (Mus musculus) dari senyawa N-(4-hidroksifenil)heksanamida. Sintesis senyawa N-(4-hidroksifenil)heksanamida dilakukan dengan mereaksikan p-aminofenol dengan heksanoil klorida. Pada struktur p-aminofenol, gugus OH dan NH2 dapat bereaksi dengan heksanoil klorida, tetapi karena gugus NH2 mempunyai sifat nukleofil yang lebih besar dibandingkan dengan gugus OH, sehingga diharapkan akan menyerang atom C dari heksanoil klorida yang bermuatan positif dan menghasilkan senyawa N-(4-hidroksifenil)heksanamida. Reaksi tersebut adalah subtitusi nukleofilik dan p-aminofenol bertindak sebagai nukleofil. Sintesis senyawa N-(4-hidroksifenil)heksanamida berdasarkan reaksi Schotten Baumann, dengan menggunakan basa trietanolamin yang berfungsi sebagai katalis dan penetral HCl dari hasil reaksi. Dan dilakukan rekristalisasi menggunakan etanol. Persentase hasil yang didapatkan adalah sebesar 54 %. Senyawa hasil sintesis diuji kemurnian dengan uji jarak lebur dan kromatografi lipis tipis, dan konfirmasi struktur dilakukan dengan spekrofotometer ultraviolet, spektrofotometer inframerah dan spektrometer magnet inti (1H-NMR). Uji aktivitas analgesik dilakukan dengan memberikan senyawa penginduksi nyeri pada mencit secara intraperitoneal dengan metode writhing test. Senyawa uji N-(4-hidroksifenil)heksanamida dengan dosis tertentu (100, 50, dan 25 mg/kg BB) diberikan 20 menit sebelum induksi nyeri oleh larutan asam asetat 0,6 % volume 0,01 ml/g BB. Respon nyeri dimati setelah pemberian induksi nyeri selama 30 menit. Aktivitas analgesik dihitung dari frekuensi geliat berdasarkan persentase hambatan nyeri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa senyawa N-(4-hidroksifenil)heksanamida pada dosis 25 mg/kg BB mempunyai persentase hambatan nyeri sebesar 44,36 %, pada dosis 50 mg/kg BB sebesar 59 %, dan pada dosis 100 mg/kg BB sebesar 79,06 %. Sedangkan parasetamol sebagai pembanding pada dosis 25 mg/kg BB mempunyai persentse hambatan nyeri sebesar 35,14 %, pada dosis 50 mg/kg BB sebesar 51,54 %, dan pada dosis 100 mg/kg BB sebesar 72,47 %. Berdasarkan hasil penentuan ED50, senyawa N-(4-hidroksifenil)heksanamida mempunyai ED50 sebesar 34 mg/kg BB, dan senyawa parasetamol sebagai pembanding mempunyai ED50 sebesar 52 mg/kg BB. Berdasarkan hasil ini dapat disimpulkan bahwa senyawa N-(4-hidroksifenil)heksanamida mempunyai aktivitasanalgesik yang lebih tinggi dibanding parasetamol. Sebagai saran adalah perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai toksisitas dan sifat farmakokinetik senyawa N-(4-hidroksifenil)heksanamida.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FF KF 05/15 Rus n
Uncontrolled Keywords: synthesis, N-(4-hydroxyphenyl)-4-nitrobenzamide, analgesic activity
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica > RS1-441 Pharmacy and materia medica
Divisions: 05. Fakultas Farmasi > Kimia Farmasi
Creators:
CreatorsEmail
MOCH SAUFI BIN JAULIN, 050710334UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorBambang Tri Purwanto, Dr. ,Apt.,M.SUNSPECIFIED
Depositing User: Ani Sistarina
Date Deposited: 29 Jan 2016 12:00
Last Modified: 27 Jul 2016 05:05
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/8788
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item