PENETAPAN KADAR EGCG DALAM SEDIAAN PRODUK TEH HIJAU DENGAN METODE KCKT

AKBAR SURYANANDA, 051111230 (2015) PENETAPAN KADAR EGCG DALAM SEDIAAN PRODUK TEH HIJAU DENGAN METODE KCKT. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2016-suryananda-40437-6.ringk-n.pdf

Download (255kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
PENETAPAN KADAR EGCG DALAM SEDIAAN PRODUK TEH HIJAU DENGAN METODE KCKT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

EGCG merupakan salah satu senyawa polifenol yang terkandung dalam daun teh Camelia sinensis. Daun teh mengandung khasiat yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh manusia. Berdasarkan pengolahannya, secara tradisional produk teh dibagi menjadi 3 jenis,yaitu teh hijau, teh oolong dan teh hitam. Teh hijau dipercaya mengandung EGCG lebih banyak daripada jenis teh hitam maupun teh oolong. Senyawa (-)-epigallocatechin gallate (EGCG) merupakan antioksidan yang berperan sebagai penangkap radikal bebas hidrosil sehingga tidak mengoksidasi lemak, protein dan DNA dalam sel. Pada penelitian ini akan dibuat minuman dari produk teh hijau untuk dilakukan analisa kandungan EGCG dalam seduhan produk tersebut. Untuk melakukan analisa kandungan EGCG dalam seduhan produk, maka perlu dilakukan penetapan kadar EGCG dalam seduhan produk. Penetapan kadar EGCG dilakukan dengan menggunakan KCKT karena mampu melakukan pemisahan senyawa-senyawa multikomponen yang terdapat dalam ekstrak. Untuk menjamin beberapa aspek dalam analisis tersebut benar, maka diperlukan validasi metode. Berdasarkan pembagian empat kategori uji validasi, seduhan produk termasuk dalam kategori satu yaitu tergolong bahan aktif sehingga parameter validasi yang dilakukan meliputi selektivitas, linearitas, akurasi, dan presisi. Pada penelitian ini terlebih dahulu dibuat seduhan produk, kemudian diekstraksi. Hasil uji selektivitas diperoleh fase gerak terpilih metanol:air:asam asetat (200:799:1), panjang gelombang terpilih yaitu 273 nm. Persamaan regresi linieritas yaitu y = y = 10,6821 x - 39,3514 dengan koefisien korelasi (r) 0,9998 dan nilai Vxo sebesar 1,33% (memenuhi syarat Vxo≤5%). Pada uji presisi intraday diperoleh nilai koefisien variasi sebesar dan uji presisi interday diperoleh nilai koefisien variasi sebesar (memenuhi syarat KV≤2%). Hasil uji akurasi pada penelitian ini sebesar 100,02% (memenuhi syarat akurasi untuk sampel biologis yaitu 80-120%) dengan nilai KV sebesar 0,6%. Pada penetapan kadar seduhan produk diperoleh kadar EGCG sebesar 7,94% b/b. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa parameter validasi diantaranya selektivitas, linearitas, presisi dan akurasi memenuhi persyaratan validasi

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FF KF 42/15 Sur p
Uncontrolled Keywords: EGCG, Camellia sinensis, HPLC, Tea product
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica > RS1-441 Pharmacy and materia medica
R Medicine > RS Pharmacy and materia medica > RS200-201 Pharmaceutical dosage forms
Divisions: 05. Fakultas Farmasi > Kimia Farmasi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
AKBAR SURYANANDA, 051111230UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorDjoko Agus Purwanto, Prof. Dr. M.Si.,AptUNSPECIFIED
ContributorFebriAnnuryanti, S.Farm. ,M.Sc., AptUNSPECIFIED
Depositing User: Ani Sistarina
Date Deposited: 02 Mar 2016 12:00
Last Modified: 27 Jul 2016 06:05
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/8792
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item