GAMBARAN KLINIS KASUS PROBABLE DAN KASUS CONFIRMED PASIEN ANAK DENGAN DIFTERI

Novi Dwi Anggraini, NIM011328116304 (2019) GAMBARAN KLINIS KASUS PROBABLE DAN KASUS CONFIRMED PASIEN ANAK DENGAN DIFTERI. Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text
PPDS.IKA. 27-19 Ang g ABSTRAK.pdf

Download (172kB)
[img] Text
PPDS.IKA. 27-19 Ang g DAFTAR ISI.pdf

Download (177kB)
[img] Text
PPDS.IKA. 27-19 Ang g DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (340kB)
[img] Text (FULLTEXT)
PPDS.IKA. 27-19 Ang g.pdf
Restricted to Registered users only until 1 October 2022.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pembimbing: Dr. Dominicus Husada, dr., DTM&H, MCTM(TP), Sp.A(K) Dwiyanti Latar Belakang: Penyakit difteri merupakan penyakit infeksi berat yang dapat dikendalikan dengan imunisasi. Skrining, diagnosis dini dan tata laksana merupakan kunci dari eradikasi penyakit difteri. penegakan diagnosis difteri sesuai dengan rekomendasi WHO berdasarkan gambaran klinis dan hasil laboratorium. Klasifikasi kasus difteri dibagi menjadi suspected, probable dan confirmed. Kasus confirmed adalah kasus probable dengan hasil kultur mikrobiologi positif C.diphtheriae toksigenik. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan gambaran klinis pada pasien difteri anak kelompok probable dan confirmed. Metode: Penelitian retrospektif dari data rekam medis pasien difteri anak di RSUD dr. Soetomo dari bulan Januari 2015-April 2017. Data yang dikumpulkan adalah gambaran klinis, laboratorium dan luaran kelompok difteri probable dan confirmed. Hasil: 102 pasien anak difteri dianalisis dalam peneitian ini. Kelompok difteri confirmed hanya 3,9% dari keseluruhan sampel penelitian dengan karakteristik wanita lebih banyak dibandingkan laki-laki (3:1), 4/4 pasien dari daerah endemik. Keseluruhan pasien 4/4 didapatkan low grade fever, nyeri tenggorok dan pseudomembran di tonsil. Laboratorium menunjukkan leukositosis (2/4) nilai CRP tinggi (2/4) dan tidak didapatkan trombositopenia. Pada kelompok probable, laki-laki lebih banyak dibandingkan wanita (64:34), 68% dengan low grade fever, keseluruhan pasien dengan nyeri tenggorok dan pseudomembran di tonsil. Hanya 6% anak didapatkan stridor. Laboratorium menunjukkan leukositosis 615, trombositopenia 11% dan nilai CRP tinggi 56%. Kesimpulan: Difteri anak baik probable atau confirmed menunjukkan gambaran klinis low grade fever, nyeri tenggorok, pseudomebran di tonsil, stridor dan leukositosis sebagai manifestasi terbanyak dari kedua kelompok tersebut.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK PPDS.IKA. 27-19 Ang g
Uncontrolled Keywords: difteri;Gambaran klinis; kasus clinical dan probable
Subjects: R Medicine > RJ Pediatrics
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Ilmu Kesehatan Anak (Sub Spesialis)
Creators:
CreatorsNIM
Novi Dwi Anggraini, NIM011328116304NIM011328116304
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorDominicus Husada, NIDN: '8800010016UNSPECIFIED
Thesis advisorDwiyanti Puspitasari, NIDN: '0016107404UNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 01 Oct 2019 06:41
Last Modified: 01 Oct 2019 06:41
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/88045
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item