GERAKAN SOSIAL DAN PERUBAHAN KEBIJAKAN : STUDI KASUS GERAKAN MASYARAKAT SILO DALAM PENCABUTAN IZIN USAHA TAMBANG EMAS DI JEMBER

Muhammad Arif Arifin, 071511333019 (2019) GERAKAN SOSIAL DAN PERUBAHAN KEBIJAKAN : STUDI KASUS GERAKAN MASYARAKAT SILO DALAM PENCABUTAN IZIN USAHA TAMBANG EMAS DI JEMBER. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (39kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (42kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (38kB)
[img] Text (FULLTEXT)
FIS P 51 19 Ari g.pdf
Restricted to Registered users only until 1 October 2022.

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
jurnal burning muhammad arif arifin.pdf

Download (262kB)
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada tanggal 12 April 2018 menerbitkan kebijakan berupa Surat Keputusan Menteri ESDM No 1802 tentang Wilayah Ijin Usaha Pertambangan (WIUP) di Kecamatan Silo, Jember. Kebijakan ini ditolak warga setempat, melalui aksi demonstrasi. Aksi yang dinamai dengan gerakan masyarakat Silo ini terjadi tiga kali, puncaknya pada tanggal 10 Desember 2018. Aksi tersebut ditanggapi oleh Bupati Jember Faida dengan menerima perwakilan massa. Pada saat audiensi disepakati untuk membuat Forum Mahasiswa Silo (Formasi). Adapun tuntutan massa adalah agar Bupati bersikap menolak terhadap kebijakan tersebut dengan bukti secara tertulis. Bupati menerima tuntutan tersebut dan mmgajukan sidang non ligitasi. Bupati Faida menerima tuntutan masyarakat dan melayangkan nota keberatan kepada kementerian ESDM, agar kebijakan itu dicabut. Lantas pada tanggal 18 Januari 2019 akhirnya kebijakan tersebut dicabut. Majelis Hakim memutuskan bahwa kebijakan kemeterian ESDM ini tidak sesuai dengan prosedur. Penelitian ini menggunakan perspektif gerakan sosial, dengan rumusan masalah tentang bagaimana gerakan masyarakat Silo ini mampu mengubah kebijakan, dan apa motif politik ekonomi setiap aktor terkait. Hal ini Sebagaimana teori Tarrow dan Meyer, bahwa setiap aktor dalam gerakan memiliki kepentingan subyektif masing-masing. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan kualitatif dan analisis deskriptif. Metode kuantitatif dilakukan dengan observasi lapangan dan wawancara. Dibandingkan gerakan masyarakat yang bergerak di isu lingkungan dan tambang lainnya, gerakan ini berhasil. Kesimpulan penelitian ini adalah gerakan ini berhasil karena empat hal. Pertama, solidaritas masyarakat kuat karena motif ekonomi dan penguasaan lahan. Kedua, Bupati mendukung masyarakat untuk kepentingan dipilih kembali. Ketiga, kebijakan ini berhasil dicabut karena memang tidak sesuai prosedur.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FIS P 51/19 Ari g
Uncontrolled Keywords: Gerakan Sosial, Perubahan Kebijakan, Kepentingan Elektoral, Mobilisasi Sumber Daya.
Subjects: J Political Science > JA Political science (General)
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Politik
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Muhammad Arif Arifin, 071511333019UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorDrs. AriBowo, MS, NIDN: '0001085804UNSPECIFIED
Depositing User: Dwi Marina
Date Deposited: 01 Oct 2019 07:00
Last Modified: 01 Oct 2019 07:00
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/88055
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item