FAKTOR RISIKO DAN STRATEGI PENGENDALIAN KEJADIAN DIARE PADA ANAK BALITA AKIBAT BENCANA GEMPA PADA TANGGAP DARURAT DI KECAMATAN GANGGA KABUPATEN LOMBOK UTARA

DEWI TRISNA SUMBAWATI, 101714353002 (2019) FAKTOR RISIKO DAN STRATEGI PENGENDALIAN KEJADIAN DIARE PADA ANAK BALITA AKIBAT BENCANA GEMPA PADA TANGGAP DARURAT DI KECAMATAN GANGGA KABUPATEN LOMBOK UTARA. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text
TKL. 04-19 Sum f ABSTRAK.pdf

Download (42kB)
[img] Text
TKL. 04-19 Sum f DAFTAR ISI.pdf

Download (46kB)
[img] Text
TKL. 04-19 Sum f DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (64kB)
[img] Text (FULLTEXT)
TKL. 04-19 Sum f.pdf
Restricted to Registered users only until 1 October 2022.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kabupaten Lombok Utara merupakan salah satu kabupaten yang terkena dampak gempa bumi paling parah yang melanda Pulau Lombok pada tahun 2018. Kecamatan Gangga merupakan salah satu kecamatan yang terkena dampak yang cukup akibat gempa bumi. Salah satu masalah kesehatan yang ditimbulkan akibat gempa bumi adalah timbulnya penularan penyakit menular seperti diare. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor risiko dan strategi pengendalian kejadian diare pada balita akibat bencana gempa pada tanggap darurat di Kecamatan Gangga Kabupaten Lombok Utara. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan kasus kontrol yang bersifat restrosfektif. Besar sampel pada penelitian ini sebanyak 178 orang yang terdiri dari 85 orang kasus diare dan 93 orang sebagai kontrol. Hasil penelitian ini adalah persediaan air bersih yang tidak cukup sekurangkurangnya 29 kali lipat dan paling besar berisiko 449 kali lipat menderita diare dibandingkan dengan anak balita yang persediaan air bersihnya cukup,status gizi baik sekurang-kurangnya lebih berisiko sebesar 10 kali lipat dan paling besar berisiko 905 kali lipat untuk mengalami kejadian diare dibandingkan anak status gizi lebih, status gizi kurang sekurang-kurangnya 4 kali lipat dan paling besar berisiko 685 kali lipat untuk mengalami kejadian diare, serta rusaknya sumber air bersih sekurang-kurangnya 797 kali lipat dan paling besar 13.798 kali lipat berpotensi mengalami diare daripada anak balita dengan tidak rusak sumber air bersihnya di daerah tanggap darurat bencana. Rekomendasi yang diusulkan adalah Pemeriksaan kualitas air secara bakteriologi dan kimia air bersih di tempat pengungsian sebanyak 2 kali selama pada masa tanggap darurat yang dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, merebus air sebelum diminum, menyediakan tenaga konselor gizi dan kesehatan lingkungan di tempat pengungsian., melakukan pendampingan kepada keluarga yang memiliki bayi atau anak yang menderita masalah gizi serta membangun sistem untuk droping air bersih ke tempat pengungsian.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKC KK TKL. 04-19 Sum f
Uncontrolled Keywords: faktor risiko paska bencana, strategi pengendalian tanggap darurat, diare pada anak Balita
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA565-600 Environmental health
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Magister Kesehatan Lingkungan
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
DEWI TRISNA SUMBAWATI, 101714353002UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorR AZIZAH, NIDN: '0031126710UNSPECIFIED
ContributorWindhu Purnomo, -UNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 01 Oct 2019 10:34
Last Modified: 01 Oct 2019 10:34
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/88095
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item