PENGARUH FASE AIR DAUN Justicia gendarussa Burm. f. TERHADAP JUMLAH MEGAKARIOSIT MENCIT

SINARI ALFAT SUNARKO (2006) PENGARUH FASE AIR DAUN Justicia gendarussa Burm. f. TERHADAP JUMLAH MEGAKARIOSIT MENCIT. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2006-sunarkosin-1575-ff2906-k.pdf

Download (386kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2006-sunarkosin-1575-ff29_06.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Tanaman Justicia gendarussa Burm f. mengandung senyawa steroid/ triterpenoid, tannin 0,4 %, kalium, flavonoid, justicin, iridoid, minyak atsiri dan alkaloid yang sedikit beracun, 6,8-diarabinosilapigenin dan 6-arabinosil-8-silosilapigenin. Salah satu aktifitas flavonoid adalah menghambat hyaluronidase. Hyaluronidase merupakan enzim yang mendepolimerisasi asam hyaluronate menjadi oligosakarida. Asam hyaluronate merupakan salah satu komponen extracellular matrix (ECM) di sumsum tulang. Asam hyaluronate mengikat reseptor CD44 pada makrofag menyebabkan aktifasi p38 kinase sehingga menginduksi pelepasan IL-113. Ikatan asam hyaluronate dengan reseptor lain yang belum diketahui pada makrofag mengaktifkan Erk kinase sehingga menstimulasi pelepasan IL-6. IL-10 diketahui hanya memiliki efek yang kecil terhadap hematopoiesis. IL-6 bersama CSFs meningkatkan proliferasi sel progenitor dan mempertahankan sel progenitor hemapoietik primitif. Salah satu sel progenitor adalah sel progenitor megakariosit. IL-6 secara signifikan juga mempengaruhi proses maturasi megakariosit. Dengan aktifitas flavonoid sebagai inhibitor hyaluronidase dimungkinkan produksi progenitor megakariosit dan maturasi megakariosit akan meningkat sehingga jumlah megakariosit diduga meningkat. Trombosit berasal dari kepingan sitoplasma megakariosit. Meningkatnya jumlah trombosit diperlukan untuk mengatasi trombositopenia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian Justicia gendarussa Burm f. terhadap jumlah megakariosit mencit jantan. Untuk mendapatkan fase air diperlukan beberapa tahap. Serbuk daun Justicia gendarussa Burm. f. yang didapat dimaserasi dengan n-heksan. Residu dikeringkan lalu dimaserasi dengan pelarut etanol 60. Filtrat etanol 60% di uapkan dengan menggunakan rotary evaporator sehingga didapatkan ekstrak kental. Ekstrak kental tersebut dilarutkan dengan aquadest dengan perbandingan 1:2 dan diasamkan dengan HCl 2N sampai pH mencapai 3-4, lalu dipartisi dengan kloroform. asam dibasakan dengan NH4OH sampai pH 9-10, selanjutnya dipartisi dengan kloroform. yang didapat diserbuk untuk uji aktifitas terhadap megakariosit. Untuk memastikan apakah dalam fase air ini terdapat flavonoid maka dilakukan uji kualitatif fase air dan sebagai standar digunakan senyawa flavon gandarusin A karena diketahui bahwa gandarusin A merupakan senyawa mayor tanaman Justicia gendarussa Burm. f. Uji kualitatif dilakukan dengan uji KLT dengan fase gerak B:A:W= 4:1:5 dengan penampak noda ammoniak dan sitrat¬borat dan uji densitometri untuk membandingkan profil kromatogram dan profil spektra fase air dan standar. Uji megakariosit dilakukan pada mencit jantan. Pada setiap kelompok digunakan 8 mencit. Untuk kelompok perlakuan 1 digunakan aquadest, kelompok perlakuan 2 digunakan dosis fase air 15,69 mg/ 20 g BB, kelompok perlakuan 3 digunakan dosis fase air 7,85 mg/ 20 gBB dan kelompok perlakuan 4 digunakan dosis fase air 3,92 mg/ 20 gBB. Perlakuan mencit dilakukan selama 6 hari secara per oral sebagai dosis tunggal. Pada hari ke tujuh semua mencit dibunuh, femur kiri digunakan untuk membuat hapusan sumsum tulang dan femur kanan digunakan untuk kultur megakariosit. Hasil KLT dan densitometri menunjukkan bahwa dalam fase air daun Justicia gendarussa Burm. f. terdapat flavonoid. Dari hasil analisa HSD hapusan sumsum tulang dapat disimpulkan ada perbedaan bermakna antara kelompok kontrol dengan kelompok dosis 1 dan dosis 2; ada perbedaan bermakna antara kelompok dosis 1 dan dosis 3. Dari hasil foto kultur (lampiran) didapatkan hasil pengamatan bahwa pada kontrol dan dosis 1 terdapat perbedaan jumlah megakariosit; kelompok kontrol dan dosis 2 terdapat perbedaan jumlah megakariosit. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian <fase air daun Justicia gendarussa Burm. f. pada mencit jantan peroral selama 6 hari dapat meningkatkan jumlah megakariosit melalui penghambatan hyaluronidase. Disarankan untuk menguti aktifitas fase air daun Justicia gendarussa Burm.f. pada hewan coba yang mengalami trombositopenia.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FF 29/06 Sun p
Uncontrolled Keywords: MEGAKARYOCYTES; ACANTHACEAE
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > R Medicine (General) > R735-854 Medical education. Medical schools. Research
Divisions: 05. Fakultas Farmasi
Creators:
CreatorsEmail
SINARI ALFAT SUNARKOUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorACHMAD FUAD HAFID, Drs., MS., Apt.UNSPECIFIED
ContributorSUPRAPTO MA'AT, Drs. ,MS ., Apt.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Deby Felnia
Date Deposited: 04 Aug 2006 12:00
Last Modified: 24 Oct 2016 21:08
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/8844
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item