KERUGIAN PEREKONOMIAN NEGARA DALAM UNDANG-UNDANG NOMOR 31 TAHUN 1999 JO. UNDANG-UNDANG NOMOR 20 TAHUN 2001 TENTANG PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA KORUPSI

RIZKI AGUNG FIRMANSYAH, 031511133135 (2019) KERUGIAN PEREKONOMIAN NEGARA DALAM UNDANG-UNDANG NOMOR 31 TAHUN 1999 JO. UNDANG-UNDANG NOMOR 20 TAHUN 2001 TENTANG PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA KORUPSI. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text
FH. 219-19 Fir k abstrak.pdf

Download (671kB)
[img] Text
FH. 219-19 Fir k daftar isi.pdf

Download (455kB)
[img] Text
FH. 219-19 Fir k daftar pustaka.pdf

Download (681kB)
[img] Text (FULLTEXT)
FH. 219-19 Fir k.pdf
Restricted to Registered users only until 8 October 2022.

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU PTPK) mengatur tentang kelompok korupsi yang merugikan keuangan negara atau perekonomian negara. Secara konseptual, makna dari kerugian keuangan negara dapat dilihat dalam berbagai aturan perundang-undangan yaitu UU PTPK, UU Keuangan Negara, UU Perbendaharaan Negara, dan UU Badan Pemeriksa Keuangan. Namun, pemaknaan konsep kerugian perekonomian negara menjadi sebuah permasalahan karena meskipun konsep perekonomian negara telah dijelaskan dalam Penjelasan Umum UU PTPK, hal tersebut masih dirasa belum aplikatif. Dalam praktik penegakkan hukum tindak pidana korupsi, nyaris tidak ditemui putusan yang telah menyatakan seorang terdakwa telah melakukan tindak pidana korupsi yang merugikan perekonomian negara. Hal tersebut terjadi tidak terlepas dari adanya Putusan MK Nomor 25/PUU-XIV/2016 yang mencabut kata “dapat” dan menjadikan pasal 2 ayat (1) dan pasal 3 delik materiil yang menunjukan kerugian keuangan negara atau perekonomian negara haruslah kerugian yang nyata dan pasti (actual loss), sehingga di sisi lain menjadi hambatan dalam penerapan unsur merugikan perekonomian negara. Kebijaksanaan aparat penegak hukum terutama Majelis Hakim sangat diperlukan dalam pemaknaan unsur perekonomian negara dalam kasus tindak pidana korupsi pada proses persidangan di pengadilan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FH. 219-19 Fir k
Uncontrolled Keywords: korupsi, kerugian keuangan negara, kerugian perekonomian negara.
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K5000-5582 Criminal law and procedure > K5015.4-5350 Criminal law
Divisions: 03. Fakultas Hukum
Creators:
CreatorsNIM
RIZKI AGUNG FIRMANSYAH, 031511133135UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorTaufik Rachman, NIDN: '0017048004UNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 08 Oct 2019 06:05
Last Modified: 08 Oct 2019 06:05
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/88496
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item