KEPASTIAN HUKUM DALAM PERIZINAN BERUSAHA TERINTEGRASI SECARA ELEKTRONIK (ONLINE SINGLE SUBMISSION) DI INDONESIA

DESI ARIANING ARRUM, 031511133062 (2019) KEPASTIAN HUKUM DALAM PERIZINAN BERUSAHA TERINTEGRASI SECARA ELEKTRONIK (ONLINE SINGLE SUBMISSION) DI INDONESIA. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text
FH. 237-19 Arr k abstrak.pdf

Download (98kB)
[img] Text
FH. 237-19 Arr k daftar isi.pdf

Download (101kB)
[img] Text
FH. 237-19 Arr k daftar pustaka.pdf

Download (176kB)
[img] Text (FULLTEXT)
FH. 237-19 Arr k.pdf
Restricted to Registered users only until 8 October 2022.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Dalam rangka memudahkan iklim investasi di Indonesia, Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2018 Tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik (OSS) bertujuan menunjang kenaikan indeks ease of doing business. Penelitian ini merupakan penelitian dogmatika hukum. Metode pendekatan yang digunakan adalah pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual untuk mengkaji permasalahan hukum yang ada. Sumber data dari penulisan ini berasal dari riset kepustakaan terhadap buku-buku, makalah, jurnal yang berkaitan dengan hukum administrasi dan hukum perizinan. Melalui penulisan ini penulis membahas konsep kepastian hukum dalam OSS beserta problematika pasca berlakunya peraturan pemerintah tersebut. OSS pada dasarnya dimaksudkan untuk mempermudah pelaku usaha mendapatkan legalitas. Sebelum berlakunya OSS pemohon izin diwajibkan memenuhi syarat-syarat terlebih dahulu baru mendapatkan izin usaha, namun pasca berlakunya OSS pelaku usaha yang mendaftar pada laman OSS memperoleh izin usaha kemudian memenuhi komitmen. Terhadap gagalnya para pelaku usaha memenuhi komitmen berakibat kegiatan usaha tidak dapat beroperasional. Izin usaha yang sudah diterbitkan dapat dibatalkan ketika pelaku usaha tidak kunjung memenuhi komitmen dalam batas waktu yang telah ditentukan. Muncul ketidakpastian hukum atas izin usaha yang sudah diterbitkan pemerintah padahal izin usaha merupakan salah satu bentuk Keputusan Tata Usaha Negara. Legitimate expectation yang dilakukan pemerintah atas terbitnya izin usaha yang belum final berpotensi merugikan pelaku usaha. Kemudahan perizinan memang diperlukan untuk semangat meningkatkan iklim investasi di Indonesia tanapa melupakan prinsip izin sebagai instrumen pengendali masyarakat yang diwujudkan melalui pengawasan di daerah.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FH. 237-19 Arr k
Uncontrolled Keywords: Kepastian Hukum, Online Single Submission, Legitimate Expectation
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence
Divisions: 03. Fakultas Hukum
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
DESI ARIANING ARRUM, 031511133062UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorLILIK PUDJIASTUTI, NIDN: '0029016906UNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 08 Oct 2019 07:45
Last Modified: 08 Oct 2019 07:45
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/88541
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item