STRUKTUR DAN MAKNA NOVELET “TULALIT” KARYA PUTU WIJAYA

DINDA NURMALASARI FAHRIDA, 121211132038 (2019) STRUKTUR DAN MAKNA NOVELET “TULALIT” KARYA PUTU WIJAYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text
Fs.Bi.85-19 Fah s abstrak.pdf

Download (94kB)
[img] Text
Fs.Bi.85-19 Fah s daftar isi.pdf

Download (242kB)
[img] Text
Fs.Bi.85-19 Fah s daftar pustaka.pdf

Download (150kB)
[img] Text (FULLTEXT)
Fs.Bi.85-19 Fah s.pdf
Restricted to Registered users only until 8 October 2022.

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Novelet merupakan genre yang jarang dipakai oleh kesusastraan Indonesia. Putu Wijaya adalah salah seorang yang menggunakan genre novelet untuk karyanya yang berjudul “Tulalit”. Novelet “Tulalit” dipilih empat novelet yang ada di kumpulan novelet Tulalit. Sebagai sebuah karya sastra novelet “Tulalit” menawarkan kehidupan yang lengkap seperti penyesuaian diri dengan baru menyadari kemampuan meramal, permasalahan keluarga, dan definisi kemapanan meskipun hanya 66 halaman. Menggunakan sudut pandang orang ketiga terbatas. Yang menggunakan tokoh utama dalam perjalaan penceritaannya selama tiga hari. Penelitian ini menggunakan teori struktural Robert Stanton. Mulanya melakukan analisis menggunkan struktural terhadap unsur intrinsik yang ada dalam novelet “Tulalit” lalu memaknainya tiga hal dominan, yaitu penyesuaian diri dengan baru menyadari kemampuan meramal, permasalahan keluarga, dan definisi kemapanan. Santo sering memikirkan berbagai macam hal yang ada disekitarnya, baik pekerjan, masalah keluarga, masalah di sekitarnya dan pekerjaannya. Dalam penerimaan memiliki kemampuan meramal, Santo memikirkan banyak hal yang saat pembacaan pertama terliat acak. Akan tetapi setelah diteliti, pemikiran itu berstruktur mulai dari tidak terima, memikirkan tahapan mendapatkan ramalan hingga menerima kemampuan meramal. Pada masalah keluarga yang dihadapinya, Santo terjebak oleh pemikirannya sendiri, hingga putus asa sendiri tapa melakukan tindakan untuk menyelesaikan masalah. Santu sebagai figure yang terlihat mapan, tidak serata merta kemapanan telah didapatkan Santo. Melalui penelitian ini diketahui bahwa maksud dari judul „Tulalit‟ adalah tokoh utamanya Santo dengan segala masalah di dalam kehidupan dan pengikapannya sebagai seorang kepala rumah tangga.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FS BI 85/19 Fah s
Uncontrolled Keywords: Novelet “Tulalit”, Putu Wijaya, Struktural, Robert Stanton
Subjects: P Language and Literature
Divisions: 12. Fakultas Ilmu Budaya > Sastra Indonesia
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
DINDA NURMALASARI FAHRIDA, 121211132038UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorDr. Dra. Adi Setijowati, M.Hum.,, NIDN: '0013016007UNSPECIFIED
Depositing User: Dwi Marina
Date Deposited: 08 Oct 2019 07:48
Last Modified: 08 Oct 2019 07:48
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/88543
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item