BIOREMEDIASI LOGAM BERAT TEMBAGA (Cu) dan SENG (Zn) YANG TERDAPAT DI AIR LINDI DARI TEMPAT PEMROSESAN AKHIR (TPA) DI DESA X MENGGUNAKAN Skeletonema sp.

MOHAMAD AFRIZAL DWI JAYANTO, 081311433057 (2019) BIOREMEDIASI LOGAM BERAT TEMBAGA (Cu) dan SENG (Zn) YANG TERDAPAT DI AIR LINDI DARI TEMPAT PEMROSESAN AKHIR (TPA) DI DESA X MENGGUNAKAN Skeletonema sp. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text
MPB. 54-19 Jay b abstrak.pdf

Download (155kB)
[img] Text
MPB. 54-19 Jay b daftar isi.pdf

Download (78kB)
[img] Text
MPB. 54-19 Jay b daftar pustaka.pdf

Download (107kB)
[img] Text (FULLTEXT)
MPB. 54-19 Jay b.pdf
Restricted to Registered users only until 9 October 2022.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Skeletonema sp. telah diketahui sebagai salah satu mikroalga yang mampu melakukan proses bioremediasi terhadap beberapa logam berat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pertambahan jumlah sel Skeletonema sp. pada perlakuan air lindi dengan kontrol, konsentrasi jumlah sel Skeletonema sp. pada perlakuan air lindi berdasarkan variasi waktu kontak, dan efisiensi penyerapan logam Cu2+ dan logam Zn2+ berdasarkan variasi waktu kontak oleh Skeletonema sp. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimental dengan rancangan faktorial 2x5 dengan total perlakuan 10 sebanyak 3 kali ulangan. Variabel pertama adalah konsentrasi jumlah sel pada kedua kelompok dan variabel kedua adalah efisiensi logam Cu2+ dan Zn2+. Konsentrasi logam Cu2+ dan Zn2+ sebelum dan sesudah perlakuan diuji dengan menggunakan metode analisis Atomic Absorption Spectrofotometry (AAS) oleh BPKI Surabaya. Analisis data terdiri dari dua macam, yaitu analisis deskriptif yang disajikan dengan grafik dan tabel serta analisis statistik dengan uji Anova One-Way dilanjutkan uji Duncan pada α=0,05. Variasi waktu kontak pada penelitian ini adalah satu hari, dua hari, tiga hari, empat hari, dan lima hari. Hasil penelitian didapatkan bahwa Skeletonema sp. mampu tumbuh pada perlakuan air lindi. Waktu kontak optimum untuk konsentrasi jumlah sel tertinggi pada waktu kontak hari ketiga (1877 x 104 ± 45,09 sel/10 mL). Efisiensi penyisihan Cu2+ dan Zn2+ dengan konsentrasi awal sebesar 8,15 mg/L dan 42,8 mg/L berdasarkan waktu kontak maksimum pada waktu kontak hari kelima menghasilkan efisiensi penyerapan sebesar 58,69% dan 57,44%.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK MPB. 54-19 Jay b
Uncontrolled Keywords: Cu2+,Zn2+, Skeletonema sp., efisiensi penyisihan dan bioremediasi
Subjects: Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Divisions: 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Biologi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
MOHAMAD AFRIZAL DWI JAYANTO, 081311433057UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorThin Soedarti, NIDN: '0020096704UNSPECIFIED
ContributorSucipto Hariyanto, NIDN: '0009025604UNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 09 Oct 2019 05:36
Last Modified: 09 Oct 2019 05:36
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/88619
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item