STUDI PENGGUNAAN ANTIBIOTIKA PADA PASIEN MENINGITIS BAKTERI ANAK (Penelitian Dilakukan Di IRNA Anak RSU Dr. Soetomo Surabaya)

SUCI WULANDARI, 050212497 (2006) STUDI PENGGUNAAN ANTIBIOTIKA PADA PASIEN MENINGITIS BAKTERI ANAK (Penelitian Dilakukan Di IRNA Anak RSU Dr. Soetomo Surabaya). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRACT)
gdlhub-gdl-s1-2007-wulandaris-4380-ff6407-k.pdf

Download (396kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2007-wulandaris-4380-ff6407-min.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Meningitis bakteri adalah suatu peradangan pada meninges, ditandai dengan peningkatan jumlah sel polimorfonuklear dalam Cairan Serebrospinal (CSS) dan terbukti adanya bakteri penyebab infeksi dalam CSS (Saharso dan Hidayati, 2000). Meningitis bakteri membutuhkan penanganan yang cepat, karena meningitis bakteri merupakan kedaruratan medik dengan prevalensi yang cukup tinggi yaitu 12%. Oleh karena itu memerlukan kecepatan dan ketepatan pemberian antibiotika yang dipandang sangat mempengaruhi tingkat morbiditas, mortalitas dan kecacatan penderita meningitis bakteri. Antibiotika yang digunakan harus dapat menembus sawar darah otak. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk mengetahui distribusi kasus meningitis bakteri pada anak mengenai usia, jenis kelamin, keluhan dan gejala, serta penyakit komplikasi dan sekunder; bagaimana pola penggunaan antibiotika pada pasien meningitis bakteri di SMF Ilmu Kesehatan Anak RSU Dr. Soetomo Surabaya. Pola penggunaan mengenai jenis, rute, dosis dan lama penggunaan antibiotika selama berada di rumah sakit. Selain itu juga ingin mengetahui terapi lain selain antibiotika yang digunakan pasien meningitis bakteri selama berada di rumah sakit. Penelitian dilakukan secara retrospektif dengan mengambil dan mengumpulkan data dari Dokumen Medik Kesehatan (DMK) pasien meningitis bakteri periode 1 Januari 2002 sampai 31 Desember 2005. Hasil dari penelitian menunjukan kasus meningitis bakteri terbanyak dialami oleh kelompok usia >1-12 bulan sebanyak 53,85%. Secara keseluruhan didominasi oleh laki-laki sebesar 65,38%. Keluhan dan gejala yang sering muncul pada meningitis bakteri adalah panas dan kejang. Penyakit komplikasi yang paling sering timbul akibat meningitis bakteri adalah hidrosefalus (23,08%). Dari hasil penelitian diketahui bahwa antibiotika yang sering digunakan pasien meningitis bakteri adalah seftriakson intravena dengan dosis 200 mg/kgBB/hari pada 17 pasien dan kombinasi ampisilin 150-200 mg/kgBB/hari dan kloramfenikol 100 mg/kgBB/hari intravena pada 7 pasien. Ada beberapa macam antibiotika yang diberikan pada pasien meningitis bakteri antara lain ampisilin, sefotaksim, cloxacilin intravena dan amikasin intraventrikular. Tetapi ada beberapa antibiotika yang diberikan secara peroral yaitu amoksisilin, sefiksim, sefaleksin, eritromisin dan cloxacilin. Lama perawatan yang diasumsikan sebagai lama pemberian antibiotika berkisar antara 7 sampai lebih dari 21 hari, dimana sebanyak 10 pasien dirawat selama >10 – 14 hari. Pada penelitian ini dapat diketahui terapi pendukung yang diberikan untuk meningitis bakteri selama berada di rumah sakit antara lain analgesik-antipiretik, antikejang, kortikosteroid, elektrolit-mineral, diuretik, anti mual dan muntah serta suplemen. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terapi antibiotika untuk meningitis bakteri pada umumnya sudah sesuai dengan pedoman dan literatur. Dari 26 pasien meningitis bakteri hanya 4 pasien yang dilakukan uji mikrobiologi berupa kultur cairan serebrospinal. Sehingga dapat disimpulkan bahwa sebagian besar pasien mendapatkan antibiotika empirik. Dari hasil penelitian ini disarankan untuk dilakukan pemeriksaan mikrobiologi sehingga dapat diberikan terapi definitif antibiotika yang tepat dan perlu penelitian yang sama secara prospektif untuk mendapatkan hasil penelitian yang lebih seksama.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FF 64/07 Wul s
Uncontrolled Keywords: MENINGITIS BACTERIAL, CHILD; ANTIBIOTICS
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC109-216 Infectious and parasitic diseases
R Medicine > RC Internal medicine > RC31-1245 Internal medicine
Divisions: 05. Fakultas Farmasi
Creators:
CreatorsEmail
SUCI WULANDARI, 050212497UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorBAMBANG, S.Z. S.Si M.Clin. PharmUNSPECIFIED
ContributorNUN ZAIRINI, Dra. SpFRS. AptUNSPECIFIED
ContributorDIDIK HASMONO, Drs. MS, AptUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Deby Felnia
Date Deposited: 25 Apr 2007 12:00
Last Modified: 04 Jul 2017 17:04
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/8862
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item