ANALISIS GENETIK POPULASI Varanus salvator (LAURENTI, 1768) DI TAMAN NASIONAL BALURAN DENGAN MENGGUNAKAN SEKUENS COI (Cytochrome Oxidase Subunit I)

Shinta Tiara Sari, NIM081511433068 (2019) ANALISIS GENETIK POPULASI Varanus salvator (LAURENTI, 1768) DI TAMAN NASIONAL BALURAN DENGAN MENGGUNAKAN SEKUENS COI (Cytochrome Oxidase Subunit I). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text
MPB.81-19 Sar a abstrak.pdf

Download (101kB)
[img] Text
MPB.81-19 Sar a daftar isi.pdf

Download (36kB)
[img] Text
MPB.81-19 Sar a daftar pustaka.pdf

Download (112kB)
[img] Text (FULLTEXT)
MPB.81-19 Sar a.pdf
Restricted to Registered users only until 10 October 2022.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Varanus salvator memiliki status spesies yang tidak dilindungi dalam Peraturan Pemerintah Indonesia No. 7 Tahun 1999, “least concern” dalam Lembaga Konservasi Alam Internasional (International Union Conservation Nature / IUCN). Suatu spesies atau populasi akan mengalami kepunahan bila keragaman genetik rendah karena timbulnya populasi yang homozigot. Keragaman populasi tingkat genetik sangat penting digunakan untuk menjaga populasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman genetik V. salvator di Taman Nasional Baluran dan mengetahui hubungan jarak geografi dengan jarak genetik menggunakan gen Cytochrome Oxidase Subunit I (COI). Sampel diambil dari tiga titik lokasi di Taman Nasional Baluran (Bama, Manting dan Batangan) dan di wilayah Gresik sebagai populasi outgroup dan dari keempat titik lokasi pengambilan didapatkan 22 sekuens DNA. Hasil sequencing dianalisis menggunakan BLAST dan menunjukkan sekuens yang didapatkan di Baluran dan Gresik memiliki presentase homologi dengan sekuens DNA dari database GenBank sebesar 98.36% yang menunjukkan bahwa sekuens yang didapat merupakan sekuens V. salvator. Analisis diversitas genetik V. salvator menggunakan MEGA 7 dan AMOVA yang menunjukkan diversitas antar populasi V. salvator di Taman Nasional Baluran sebesar 0,000. V. salvator di Taman Nasional Baluran masih dalam satu populasi berdasarkan analisis pengelompokan dengan menggunakan metode Neighboor-Joining serta AMOVA. Analisis hubungan jarak geografi dengan jarak genetik menggunakan GenAlex yang menunjukkan nilai koefisien korelasi mantel (rxy) > 0 atau sebesar 0.960. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Varanus salvator di Taman Nasional Baluran tidak memiliki variasi genetik antar populasi dan masih dalam satu kelompok serta terdapat hubungan antara jarak geografi dengan jarak genetik.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK MPB 81/19 Sar a
Uncontrolled Keywords: Varanus salvator, Taman Nasional Baluran, Cytochrome Oxidase Subunit I, kelompok, diversitas genetik, jarak geografi, jarak genetik
Subjects: Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Divisions: 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Biologi
Creators:
CreatorsNIM
Shinta Tiara Sari, NIM081511433068UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorProf. Dr. Bambang Irawan, M.Sc., NIDN: '0004055504UNSPECIFIED
Depositing User: Dwi Marina
Date Deposited: 10 Oct 2019 05:05
Last Modified: 10 Oct 2019 05:05
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/88741
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item