PENGARUH BURNOUT TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN PUSKESMAS (Studi di 9 Puskesmas Kota Surabaya)

SITI FATIMAH HARIYATI, 101511133004 (2019) PENGARUH BURNOUT TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN PUSKESMAS (Studi di 9 Puskesmas Kota Surabaya). Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (ABSTRAK)
6 ABSTRACT .pdf

Download (19kB)
[img] Text (DAFTAR ISI)
8 DAFTAR ISI .pdf

Download (68kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
20 DAFTAR PUSTAKA .pdf

Download (85kB)
[img] Text (FULLTEXT)
FKM.201-19 Har p.pdf
Restricted to Registered users only until 11 October 2022.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Era Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) fasilitas kesehatan tingkat pertama yang di dalamnya termasuk puskesmas memiliki peran yang sangat penting yaitu sebagai gatekeeper. Sehingga puskesmas menjadi fasilitas tingkat pertama yang harus dituju oleh pasien selain klinik mandiri. Oleh karena itu, terjadi peningkatan kunjungan pasien di puskesmas sehingga karyawan puskesmas memiliki tugas yang cukup banyak. Berdasarkan survei awal di Puskesmas Keputih di dapatkan bahwa tingkat burnout karyawan pada tahun 2018 yaitu sebesar 50,9%. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh burnout dengan kepuasan kerja karyawan di 9 puskesmas Kota Surabaya. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan desain kuantitatif. Berdasarkan waktu, desain penelitian ini adalah cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh karyawan Puskesmas Kota Surabaya yang melakukan pelayanan terhadap pasien secara langsung setiap harinya. Cara pengambilan sampel menggunakan teknik stratified non random samping. Pengambilan data melalui metode survei dengan instrumen kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemungkinan responden yang memiliki job demands tinggi akan memiliki burnout yang tinggi 3,756 kali lebih besar jika dibandingkan dengan responden yang memiliki job demands rendah; kemungkinan responden yang memiliki job resources tinggi akan memiliki burnout yang tinggi 0,363 kali lebih besar jika dibandingkan dengan responden yang memiliki job resources rendah; dan kemungkinan responden yang memiliki burnout tinggi akan memiliki kepuasan kerja yang tinggi 5,877 kali lebih besar jika dibandingkan dengan responden yang memiliki burnout rendah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah job demands tinggi akan memiliki kemungkinan burnout tinggi; job resources rendah akan memiliki kemungkinan burnout tinggi; dan burnout rendah akan memiliki kemungkinan kepuasan kerja tinggi. Saran peneliti yaitu menghitung beban kerja setiap karyawan dan mengadakan outbound setiap tahunnya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM.201/19 Har p
Uncontrolled Keywords: Burnout, Health Center, Job Satisfaction
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA960-1000.5 Medical centers. Hospitals. Dispensaries. Clinics
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
SITI FATIMAH HARIYATI, 101511133004UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorERNAWATY, NIDN: 0020046605UNSPECIFIED
Depositing User: Guruh Haris Raputra
Date Deposited: 11 Oct 2019 02:36
Last Modified: 11 Oct 2019 02:36
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/88824
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item