OPTIMASI SUHU DAN pH FERMENTASI ANTIBIOTIKA DARI Streptomyces sp-2 DALAM MEDIA CAIR YANG MENGANDUNG AMPAS TAHU

NURUL ANITA MUSFIYAH, 050110025 E (2008) OPTIMASI SUHU DAN pH FERMENTASI ANTIBIOTIKA DARI Streptomyces sp-2 DALAM MEDIA CAIR YANG MENGANDUNG AMPAS TAHU. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2007-musfiyahnu-5640-abstrak.pdf

Download (352kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
Binder1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Dalam industri fermentasi antibiotika diperlukan substrat yang murah, mudah tersedia dan efisien penggunaanya. Substrat yang baik untuk fermentasi adalah substrat yang relatif stabil, dan harus dapat menyediakan semua komponen nutrisi yang diperlukan untuk proses pembentukan metabolit. Salah satu contoh substrat sebagai sumber nitrogen adalah ampas tahu. Produksi antibiotika dalam skala industri biasanya menggunakan media komplek yang terdiri dari sumber nitrogen, karbon, makro dan mikroelemen. Antibiotika dapat dihasilkan oleh suatu mikroba, terutama fungi. Dari hasil penelitian pendahuluan dapat diketahui bahwa Streptomyces sp-2 dapat menghasilkan antibiotika. Tujuan penelitian ini adalah menentukan suhu dan pH optimum masing¬-masing pada rentang suhu 30°C dan 35°C untuk fermentasi antibiotika dari Streptomyces sp-2 dalam media cair yang mengandung ampas tahu 0,5%. Dalam penelitian ini pH media yang digunakan adalah 7 ; 7.5 ; 8 dan 8,5. Percobaan dilakukan dengan membuat biakan Streptomyces sp-2 dalam media cair yang dikocok selama 2 hari dengan kecepatan 150 rpm. Sebanyak 1 mL biakan Streptomyces sp-2 yang dimasukkan ke dalam Erlenmeyer yang berisi 50 mL media ISP-4 cair yang mengandung ampas tabu 0,5%, diatur pH awal media pada rentang pH 7 ; 7,5 ; 8 dan 8,5, kemudian masing-masing diinkubasi pada shaker incubator selama 2 hari pada kecepatan 150 rpm masing-masing pada suhu 30°C dan 35°C. Dui masing-masing Erlenmeyer diambil sebanyak 50 pL yang kemudian dimasukkan ke dalam lubang (uji potensi dengan metode cetak lubang) pada media Nutrient agar yang telah diberi mikroba uji, dan diinkubasi selam 24 jam, pada suhu 30°C - 35°C. Diameter zona hambatan diukur. Pengambilan sampel untuk uji potensi dilakukan setiap 24 jam selama 14 hari dengan 3 kali replikasi. Sebagai mikroba uji digunakan Escherichia coli ATCC 25922. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini yaitu pada media uji potensi terhadap Escherichia coli ATCC 25922 menunjukkan bahwa kondisi optimal untuk menghasilkan daya hambatan yang paling besar yaitu pada pH 8 dan suhu 30°C

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FF 153/07 Mus o
Uncontrolled Keywords: ANTIBIOTICS ; STREPTOMYCES
Subjects: R Medicine
Divisions: 05. Fakultas Farmasi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
NURUL ANITA MUSFIYAH, 050110025 EUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorISNAENI, Dr. Hj., MS.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Deby Felnia
Date Deposited: 17 Dec 2007 12:00
Last Modified: 19 Sep 2016 08:12
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/8887
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item