WARISAN BUDAYA BANGSA INDONESIA (CANDI DERMO)

MUHAMMAD HABIL AULIA, 151411313028 (2019) WARISAN BUDAYA BANGSA INDONESIA (CANDI DERMO). Tugas Akhir D3 thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (33kB)
[img] Text
FV.TP.74-19 Aul o daftar isi.pdf

Download (64kB)
[img] Text
FV.TP.74-19 Aul o daftar pustaka.pdf

Download (56kB)
[img] Text (FULLTEXT)
FV.TP.74-19 Aul o.pdf
Restricted to Registered users only until 10 October 2022.

Download (900kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Arsip statis adalah arsip yang dihasilkan oleh pencipta arsip karena memiliki nilai guna kesejarahan, telah habis retensinya, dan berketerangan dipermanenkan yang telah diverifikasi baik secara langsung oleh Arsip Nasional Republik Indonesia dan/atau lembaga kersipan (Undang-undang Nomor 43 Tahun 2009 Pasal 1 ayat 7 tentang Kearsipan). Salah satu metode penggalian informasi yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 adalah sejarah lisan. Sartono kartodirdjo (1991: 201) mengartikan sejarah lisan sebagai sumber sejarah yang terdapat di kalangan manusia yang mengikuti kejadian atau menjadi saksi atas suatu kejadian masa lampau yang diuraikan secara lisan. Sejarah lisan sebenarnya telah lama dikenal oleh umat manusia di seluruh dunia karena lisan adalah alat komunikasi utama yang digunakan untuk mewarisi pengetahuan masa lalu kepada generasi selanjutnya. Sejarah lisan sebagai metode dapat dipergunakan secara tunggal dan dapat pula sebagai bahan dokumenter (Kuntowijoyo, 2003: 26). Dalam artikulasi nya yang spesifik terhadap rekam jejak peristiwa bersejarah, sejarah lisan memiliki nilai historis yang paling tinggi. Karena dalam proses penciptaannya, sejarah lisan selalu berkaitan dengan hal-hal yang bersejarah kalangan instansi, masyarakat, bangsa, maupun negara. Maka perlu kiranya nilai-nilai sejarah tersebut digali kebenarannya dan dilestarikan demi keberlangsungan suatu bangsa. Pun tidak terlepas dari pelestarian budaya, sejarah lisan menjadi poros utama dalam melestarikan budaya bangsa untuk kemudian mempertahankan keberadaannya, sehingga terus diimplementasikan nilai-nilai luhurnya oleh segenap elemen bangsa. Sama hal nya dengan cagar budaya yang akan menjadi topik pembahasan dalam sejarah lisan yang diangkat oleh penulis yaitu candi dermo. Candi Dermo diperkirakan dibangun pada tahun 1935 dilihat berdasarkan bentuk bangunannya. Candi ini dibangun dimasa kepemimpinan Adi Pati Terung. Candi ini berukuran 10,48 x 10,77 x 13,50 m itu pertama kali ditemukan pada laporan Belanda yang ditulis pada tahun 1905-1913 dan 1914-1915. Bangunan candi dermo merupakan gapura yang berbentuk gapura Prabu Raksa, yang dalam ilmu ke purbakalaannya yaitu gapura yang bagian atasnya ada atap yang menjadi satu. Gapura Prabu Raksa merupakan bangunan berbentuk gapura yang memiliki atap penutup, yang lazim ditemukan dalam arsitektur kuno dan klasik di Jawa serta Bali. Kegunaan bangunan ini adalah sebagai pembatas sekaligus gerbang akses penghubung antar kawasan dalam kompleks bangunan khusus atau bangun inti.

Item Type: Thesis (Tugas Akhir D3)
Additional Information: KKB KK-2 FV.TP 74/19 Aul o
Uncontrolled Keywords: WARISAN BUDAYA BANGSA INDONESIA (CANDI DERMO)
Subjects: Z Bibliography. Library Science. Information Resources > Z665 Library Science. Information Science
Divisions: 15. Fakultas Vokasi > Departemen Teknik > D3 Teknisi Perpustakaan
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
MUHAMMAD HABIL AULIA, 151411313028UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorDessy Harisanty, S.Sos.,M.A, NIDN: '0715128401UNSPECIFIED
Depositing User: Dwi Marina
Date Deposited: 11 Oct 2019 08:55
Last Modified: 11 Oct 2019 08:55
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/88928
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item