“PERBANDINGAN PREVALENSI HASIL UJI Ig M TOXOPLASMOSIS DENGAN METODE ELISA (ENZYME LINKED IMMUNOSORBENT ASSAY) PADA PASIEN YANG PERIKSA DI LABORATORIUM KLINIKA SURABAYA PERIODE 2017 DAN 2018”

JIHAN THIFALUN NADIYAH, 151610113018 (2019) “PERBANDINGAN PREVALENSI HASIL UJI Ig M TOXOPLASMOSIS DENGAN METODE ELISA (ENZYME LINKED IMMUNOSORBENT ASSAY) PADA PASIEN YANG PERIKSA DI LABORATORIUM KLINIKA SURABAYA PERIODE 2017 DAN 2018”. Tugas Akhir D3 thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text
FV. TLM. 09-19 Nad p abstrak.pdf

Download (402kB)
[img] Text
FV. TLM. 09-19 Nad p daftar isi.pdf

Download (306kB)
[img] Text
FV. TLM. 09-19 Nad p daftar pustaka.pdf

Download (302kB)
[img] Text (FULLTEXT)
FV. TLM. 09-19 Nad p.pdf
Restricted to Registered users only until 17 October 2022.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Toksoplasmosis merupakan penyakit infeksi oleh parasit coccidian obligat intraseluler Toxoplasma gondii yang dikategorikan sebagai penyakit zoonosis yaitu penyakit yang dapat ditularkan dari hewan ke manusia. Prevalensi kejadian Toksoplasmosis di Indonesia masih tinggi dikarenakan Indonesia merupakan negara tropis dimana mikroorganisme mudah tumbuh. Infeksi seringkali paling tinggi di wilayah dunia yang memiliki iklim panas, lembab, dan ketinggian lebih rendah, karena ookista bertahan lebih baik di lingkungan seperti ini. Prevalensi toksoplasmosis pada manusia di Indonesia berdasarkan uji serologi antibodi Toxoplama gondii berkisar 2–51% dan bersifat kosmopolit. Teknik diagnosis secara serologi telah banyak dikembangkan dalam diagnosis toksoplasmosis. Metode yang umum digunakan adalah metode ELISA untuk mengetahui kadar Ig M dan Ig G anti Toksoplasma. ELISA adalah suatu teknik biokimia yang khusus digunakan dalam bidang imunologi untuk mendeteksi kehadiran antibodi atau antigen dalam suatu sampel. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini Observational Analytical Cross Sectional, yaitu suatu metode penelitian yang menganalisis data yang diperoleh pada waktu tertentu dengan mengambil data pemeriksaan kadar Ig M dari pasien yang diperiksa di Laboratorium Klinika Surabaya pada tahun 2017 dan 2018. Jumlah pasien yang memeriksakan diri di Laboratorium Klinika Surabaya pada periode 2017 terdapat 86 pasien, sedangkan pada periode 2018 terdapat 89 pasien. Berdasarkan hasil analisis data statistik dengan uji Independent T-test didapatkan hasil nilai signifikan (p-value) 0. Hal ini dapat menerima H0 , artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara tahun 2017 dan 2018 (p-value ˂0,05). Sehingga dapat disimpulkan data hasil pemeriksaan kadar Ig M Toksoplasmosis di Laboratorium Klinika Surabaya dengan metode ELISA terdapat perbedaan yang bermakna yaitu data pemeriksaan tahun 2017 tahun lebih kecil daripada tahun 2018.

Item Type: Thesis (Tugas Akhir D3)
Additional Information: KKB KK-2 FV.TLM 09/19 Nad p
Uncontrolled Keywords: Toksoplasmosis, Ig M Toksoplasma, ELISA
Subjects: R Medicine
Divisions: 15. Fakultas Vokasi > Departemen Kesehatan > D3 Analis Medis
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
JIHAN THIFALUN NADIYAH, 151610113018UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorRana Pradata, dr., MS, -UNSPECIFIED
Depositing User: Dwi Marina
Date Deposited: 17 Oct 2019 02:03
Last Modified: 17 Oct 2019 02:03
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/89276
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item